Update 2016: Yang Sering Ditanyakan Terkait Beasiswa Pemerintah Turki (YTB)

UPDATE (24 Februari 2016)

Karena banyaknya pertanyaan yang mencapai ratusan dan kebanyakan berbeda, kami tidak sempat untuk memindahkan ke dalam artikel ini. Jadi, bagi yang ingin bertanya silakan baca dahulu semua dari atas sampai bawah seluruh pertanyaan yang masuk agar tidak terjadi pengulangan. Mohon dibaca dulu yaa, mimin lelah dengan pertanyaan yang sama.. :p


 

Seringkali pertanyaan mengenai beasiswa pemerintah Turki (YTB) selalu berulang. Di sini, kami berikan list pertanyaan yang sering ditanyakan terkait beasiswa YTB. Dibaca dulu semua sebelum bertanya. Jika pertanyaan tidak ada dalam list, silakan untuk bertanya di kolom komentar di bawah. Budayakan membaca. Jangan lupa tinggalkan komentar, saran, dan kritik. Salam sukses! 🙂

  1. Apa itu beasiswa pemerintah Turki atau YTB?
    Beasiswa pemerintah Turki atau YTB (Yurtdışı Türkler ve Akraba Topluluklar Başkanlığı) adalah beasiswa yang dibiayai oleh pemerintah Turki untuk pelajar asing yang berasal dari luar wilayah Turki dan bukan berkewarganegaraan Turki.
  2. Bagaimana cara mendaftar beasiswa YTB?
    Mudah. Hanya melalui www.turkiyeburslari.org atau www.trscholarships.org dengan cara online. Pastikan semua dokumen sudah dalam bentuk digital dengan resolusi bagus.
  3. Di mana bisa dibaca detail informasi beasiswa pemerintah Turki?
    Untuk PERSYARATAN silakan buka link berikut. Di situ berbahasa English dan dijelaskan semuanya dengan detail tentang program yang ada, syarat, dokumen yang dibutuhkan, penilaian dan seleksi, serta tentang kampus. Persyaratan terbaru (bisa jadi ada perubahan dari tahun sebelumnya, silakan menuju laman terbaru dari web YTB).
  4. Kapan beasiswa YTB dibuka?
    Biasanya pendaftaran beasiswa YTB mulai dibuka antara bulan Februari-Maret. Untuk program sarjana dan pascasarjana memiliki waktu yang berbeda. Sebagai informasi, beasiswa ini dibuka setiap tahun.
  5. Bagaimana kualitas universitas yang ada di Turki?
    Kualitas kampus di Turki relatif baik dan berkelas internasional. Banyak kampus di Turki yang sudah masuk ke dalam program internasional seperti Erasmus. Untuk lebih jelas silakan melihat web peringkat kampus dunia seperti Times Higher Education atau Webometrics.
  6. Jurusannya ada apa saja?
    Hampir semua jurusan yang diminati ada. Silakan cek di sini.
  7. Di Turki, jurusan/program unggulan apa saja?
    Pertanyaan sulit, karena nanti kalau dijawab program tertentu, program lainnya merasa terkucilkan 🙂 Yang jelas semua program yang ditawarkan memiliki kelebihan masing-masing. Pilihlah sesuai passion. Bocoran sedikit: jika merasa tidak terlalu oustanding dalam akademis atau pengalaman akademis/kerja, lebih baik pilih yang biasa saja atau sedikit peminatnya. Untuk melihat ada kampus apa saja, coba browsing ke sini.
  8. Apakah harus sesuai antara pendidikan sebelumnya dengan pilihan jurusan yang akan diambil?
    Tidak harus. Tapi kami menyarankan agar sesuai (linier), karena berdasarkan pengalaman, ini juga menjadi pertimbangan panitia seleksi. Memilih lain jurusan bisa saja asal punya argumen yang kuat kenapa hendak mengambil jurusan tersebut.
  9. Apa saja yang didapat dari beasiswa pemerintah Turki (YTB)?
    Banyak dan cukup lengkap, yaitu: tiket pesawat PP di awal dan akhir studi, biaya pendidikan, asrama, asuransi kesehatan, kursus bahasa Turki (Tömer) selama 9 bulan, uang saku (untuk buku, transport, dsb). Besaran uang saku perbulan untuk tahun 2015 untuk S1 600 TL, S2 900 TL, S3 1200 TL. Beasiswa ini setiap tahun bertambah sekitar 50-100 TL. (TL = Türkiye Lirası)
  10. Apakah ada tes untuk beasiswa YTB?
    Tidak ada. Proses aplikasi beasiswa YTB menggunakan mekanisme yang relatif lebih mudah, yaitu lengkapi dokumen (sesuai dengan syarat yang diminta), interview (jika dokumen lengkap sesuai syarat dan dipanggil oleh panitia), pengumuman (lolos atau tidak biasanya akan dikirimi e-mail pemberitahuan).
  11. Di mana bisa didapatkan contoh formulir isian beasiswa pemerintah Turki?
    Silakan untuk mendownload di sini (PDF). Ini contoh formulir beasiswa tahun 2014. Berdasarkan pengalaman, formulir tahun 2013 dan 2014 tidak jauh berbeda. Kemungkinan untuk tahun 2015 juga identik. Pelajari apa saja yang diminta di dalam formulir dan perhatikan syarat % dari minimal dokumen yang dibutuhkan.
  12. Berapa banyak kuota untuk masing-masing jenjang S1, S2, S3?
    Kuota pasti kami tidak punya datanya. Yang jelas komposisinya S1 > S2 > S3. Untuk tahun 2014 ada sekitar 50 orang lebih yang diterima dari Indonesia, di mana 60% adalah S1, 35% adalah S2, 5% adalah S3. Tahun ini kuota penerima beasiswa seluruh dunia ditambah menjadi 5000 pelajar.
  13. Apakah ada beasiswa untuk D3?
    Untuk saat ini, sesuai dengan yang diumumkan oleh panitia, beasiswa YTB hanya mengcover untuk program S1, S2, S3 juga summer course dan research saja.
  14. Bahasa pengantar di perkuliahan bahasa apa?
    Umumnya, bahasa pengantar perkuliahan adalah bahasa Turki. Sebab itu nanti selama satu tahun pertama penerima beasiswa akan belajar bahasa Turki (Tömer) sampai level C1. Namun, ada juga beberapa jurusan yang bahasa pengantarnya bahasa Inggris. Ini tergantung dari jurusan dari kampus masing-masing dan calon penerima beasiswa harus memiliki nilai yang tinggi dalam keahlian bahasa asing.
  15. Jika sudah menikah (berkeluarga), apakah masih bisa ikut beasiswa ini?
    Masih.
  16. Kalau mahasiswanya sudah berkeluarga bagaimana?
    Alhamdulillah kalau sudah berkeluarga. Sayangnya, beasiswa YTB tidak menanggung biaya keluarga (anak, istri, ibu, bapak, kakek, cucu, dsb). Beasiswa hanya diberikan untuk pelajar bersangkutan.
  17. Saya berencana lanjut S2, sekarang masih ada 1 semester lagi, mungkin tidak untuk ikut beasiswa ini?
    Sabar saja, selesaikan dulu kuliahnya. Insya Allah beasiswa YTB buka setiap tahun. Dipersiapkan saja semua dokumen yang dibutuhkan untuk periode berikutnya.
  18. Perkiraan lulus akhir tahun ini atau dalam beberapa bulan, apa bisa mendaftar atau harus wisuda dulu?
    Syarat dokumen yang harus disertakan adalah ijasah, jika tidak ada, bisa menggunakan SKL (Surat Keterangan Lulus). Jadi lebih baik sampai dokumen lengkap semua. Jika dalam masa upload dokumen sampai masa interview dipastikan akan lulus, bisa menggunakan surat keterangan pengganti dari jurusan.
  19. Dokumen apa saja yang harus dipersiapkan untuk beasiswa YTB ini?
    Persiapkanlah dokumen yang diminta oleh panitia, tidak perlu memasukkan dokumen yang tidak ada kaitannya dengan aplikasi beasiswa seperti sertifikat tanah, rekening listrik, atau tagihan kartu kredit. FYI, semua dokumen harus discan.
  20. Sertifikat bahasa Inggris (TOEFL/IELTS) dibutuhkan tidak?
    Jika diminta, berarti dibutuhkan. Jika disebutkan “if any”, itu berarti “kalau ada” disertakan, kalau tidak ada berarti tidak masalah. Lebih baik dipersiapkan saja karena itu juga akan menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.
  21. Ada beberapa jurusan yang meminta sertifikat GRE, TOEFL, IELTS, itu bagaimana?
    Memang ada beberapa jurusan yang mensyaratkan dokumen tersebut. Biasanya kampus bagus dan pengantarnya berbahasa Inggris. Jika diminta begitu, maka harus dipenuhi. Saat pengisian formulir aplikasi beasiswa, sertifikat tersebut tidak terlalu dibutuhkan. Tetapi saat interview harus ada karena sebagai pertimbangan panitia seleksi. Artinya, masih ada waktu selama 1 bulan untuk melengkapi sertifikat. Jika tidak ada hingga waktu interview berlangsung, panitia tidak akan menempatkan penerima beasiswa di kampus tersebut (ditempatkan di kampus lain).
  22. Maksimal usia pendaftar beasiswa berapa?
    Usia maksimal untuk pendaftar S1 adalah 21 tahun, pendaftar S2 adalah 30 tahun, pendaftar S3 adalah 35 tahun, dan untuk program riset 45 tahun.
  23. Apakah beasiswa pemerintah Turki membutuhkan LOA (Letter of Acceptance)?
    Tidak butuh. Selama ini, beasiswa pemerintah Turki tidak membutuhkan LOA. Namun, dalam formulir aplikasi ada isian akademisi yang kita ketahui pakar dalam bidang yang akan kita diambil. Kita diminta untuk mengisi keterangan singkat mengenai pakar tersebut. Tinggal browsing saja di internet.
  24. Berarti tidak harus diterima di kampus dulu sebelum apply beasiswa?
    YA. Tidak harus. Tinggal lengkapi dokumen yang diminta, panitia akan menyeleksi dokumen lalu interview. Jika lolos mereka akan menempatkan penerima beasiswa di kampus yang ada di pilihannya.
  25. Bagaimana peluang agar diterima beasiswa YTB?
    Proses seleksi beasiswa YTB berdasarkan kriteria akademik dan kesesuaian dengan bidang studi yang hendak diambil. Berdasarkan pengalaman kami, yang dilihat adalah latar belakang akademis, rencana studi, dan kontribusi nanti setelah selesai kuliah. Ketiganya harus linier berhubungan.
  26. Apakah PNS bisa ikut beasiswa ini?
    Di dalam persyaratan yang diminta, tidak disebutkan perihal mengenai syarat pekerjaan. Beberapa orang yang belajar di Turki juga berstatus PNS.
  27. Interview nanti dalam bahasa Inggris atau Indonesia?
    Untuk interview secara umum menggunakan bahasa Inggris, tidak menggunakan bahasa Indonesia, karena yang interview adalah panitia pusat yang datang langsung dari Turki. Jika bisa bahasa Turki itu sangat menambah nilai dan sangat direkomendasikan.
  28. Nanti pasca kuliah, apakah akan terikat dengan instansi tertentu?
    Tidak. Pemerintah Turki memberikan beasiswa secara gratis dan tidak terikat.
  29. Sudah pernah apply tahun sebelumnya, tapi gagal. Bagaimana strategi jitu untuk lolos paling tidak sampai interview?
    Pertanyaan yang bagus. Kami juga pernah gagal. Berdasarkan pengalaman, setidaknya ada beberapa sebab kenapa gagal. Pertama, dokumen tidak lengkap atau tidak sesuai. Ini tidak perlu ditanyakan lagi. Kedua, menurut panitia seleksi tidak memenuhi syarat penilaian, terutama akademis. Bisa jadi karena kurangnya nilai IPK, prestasi akademik, pengalaman kerja, aktivitas organisasi, dsb. Ketiga, letter of intent tidak memuaskan. Strateginya: lengkapi dokumen sesuai yang diminta, isi semua isian yang ada dalam formulir, upload semua prestasi dan pengalaman seperti sertifikat ini dan itu, rencanakan dengan baik letter of intent. Pelajari bagaimana mengisi letter of intent dari berbagai web yang membagi pengalamannya.
  30. Surat rekomendasi sebaiknya berapa dan dari siapa saja? Selain dari dosen/dekan/rektor, apa boleh juga dari pejabat daerah?
    Sebaiknya sesuai dengan yang diminta (2 buah) dan dari mereka yang paham kemampuan kita seperti dosen pembimbing atau kepala jurusan. Yang paling berpeluang berasal dari profesor. Jika sudah bekerja, bisa dari atasan langsung dengan jabatan yang baik. Dari pejabat daerah sepertinya boleh. Tapi lebih baik dari unsur akademis.
  31. Di letter of intent diminta untuk menulis alasan memilih jurusan. Kalau saya memilih lebih dari satu jurusan, bagaimana saya menulis letter of intent-nya?
    Memang memungkinkan untuk memilih jurusan yang berbeda dalam satu program. Tapi justru di sini perlunya konsistensi kita dalam melanjutkan pendidikan. Lebih baik pilih satu jurusan yang diinginkan atau pilih jurusan yang saling berhubungan. Kita akan dinilai dari konsistensi dalam letter of intent (Loİ), sebab tidak mungkin dalam satu Loİ ada beberapa pilihan. Maksimum LOI per pertanyaan 1000 huruf.
  32. Sertifikat yang dilampirkan maksimal berapa tahun ke belakang? 
    2 tahun ke belakang. Tapi berdasarkan pengalaman penulis, lebih juga tidak mengapa 🙂
  33. Apakah sertifikat harus diterjemahkan ke dalam bahasa Turki? 
    Ada beberapa dokumen yang harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, bukan Turki, seperti semua ijasah (S1 dan S2), transkrip nilai, dan surat keterangan sehat. Sertifikat tidak perlu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, hanya cukup melampirkan dalam dokumen. PERHATIAN: penerjemahan harus menggunakan penerjemah tersumpah.
  34. Untuk pilihan jurusan atau kampus, bisa pilih sendiri atau dipilihkan? 
    Beasiswa ini memberikan kesempatan kepada calon penerima beasiswa untuk memilih maksimum 12 pilihan, dengan minimum 3 pilihan untuk S2 dan S3, serta minimum 6 pilihan untuk S3.
  35. Bagaimana cara mengetahui persyaratan masing-masing kampus? Atau adakah list kampus yang tidak mensyaratkan TOEFL? 
    Kami tidak punya. Lihat langsung di web masing-masing kampus atau lihat di list pilihan pada saat pengisian formulir. Biasanya pada saat mengisi, kita bisa lihat persyaratan umum seperti GRE, TOEFL, IELTS, minimum IPK, latar pendidikan sebelumnya, dsb.
  36. Saya mau apply beasiswa undergraduate, tapi saya berasal dari SMK, bisa tidak? 
    Bisa. Yang penting nilainya memuaskan mampu bekompetisi.
  37. Apakah ada syarat proposal riset?
    Tidak ada syarat proposal riset. Tapi nanti cukup dituliskan singkat, padat, dan jelas pada kolom isian letter of intent.
  38. Apakah butuh essay untuk ikutan beasiswa ini? 
    Tidak butuh essay. Tidak ada syarat apapun selain dari syarat yang diminta.
  39. Selama belajar bahasa Turki, apakah beasiswa sudah diterima?
    Ya, beasiswa sudah diterima (biasanya) sebulan setelah kedatangan untuk belajar bahasa Turki. Jadi selama satu 1 bulan pertama biaya kita tanggung sendiri.
  40. Apakah Turki kondusif untuk dijadikan tempat belajar? 
    Alhamdulillah, Turki sangat kondusif untuk dijadikan tempat belajar. Negeri dengan beribu tempat bersejarah, ribuan masjid, dan 4 musim ini sangat membuka diri bagi pelajar asing, khususnya dari negeri muslim asia dan afrika.
  41. Jika tidak bisa bahasa Turki, apakah harus bisa bahasa Inggris?
    Dari sekian banyak penerima beasiswa YTB, ada sebagiannya yang sama sekali tidak bisa bahasa Inggris. Mereka berasal dari negara-negara arab dan afrika. Jadi, sebenarnya bisa saja tidak bisa bahasa Inggris. Tapi, masalahnya dalam interview nanti menggunakan bahasa Inggris. Jika bisa bahasa Turki itu jauh lebih baik. Dengar-dengar bisa juga menggunakan bahasa Arab dan Perancis. Tapi ini harus dipastikan lebih lanjut.
  42. Mengenai alur proses aplikasinya seperti apa? Keberangkatan jika diterima? 
    Keterangan jadwal bisa dicek di sini. Tapi akan lebih jelas nanti setelah dirilis oleh media ofisial YTB.
  43. Kampus manakah yang lebih berpeluang untuk menerima kita? 
    Sudah ditanya di atas, tapi kami tekankan lagi. Jika tidak yakin dengan kemampuan untuk bersaing dengan calon penerima beasiswa lain, kami menyarankan strategi memilih kampus yang jarang diminati pada umumnya. Bukan karena tidak bagus, tapi biasanya karena jauh dari pusat kota. Pusat-pusat kota itu seperti Istanbul, Ankara, dan Izmir biasanya dipilih banyak mahasiswa. Carilah kampus yang berada selain dari ketiga kota tersebut.
  44. Saya berencana mengambil jurusan A, tapi masih bingung mencari kampus yang tepat. Di mana saya bisa mencari informasi mengenai hal itu? 
    Saran dari kami strateginya seperti ini: tentukan jurusan yang diinginkan, browsing di internet mengenai jurusan tersebut di kampus Turki, masuki web kampus tersebut, jika tidak berbahasa Eng, gunakan google translate. Ini cara termudah. Tentu butuh usaha yang maksimal.
  45. Saya sudah berijasah S2, tapi tertarik untuk mengulang S2 di Turki. Apakah bisa? 
    Bisa jadi bisa, bisa jadi tidak. Sebab rumor yang beredar panitia beasiswa lebih memilih untuk memberikan kesempatan kepada calon penerima beasiswa lain yang belum S2. Ini rumor umum. Mungkin bisa menggunakan persyaratan S1, tidak menyebut pernah S2. Tapi nanti terkendala umur.
  46. Apakah bisa memilih kampus yang bahasa pengantarnya berbahasa Inggris? 
    Bisa. Tapi dengan persyaratan mengupload dokumen kemampuan bahasa Inggris tersebut dengan standar yang ditetapkan masing-masing kampus, seperti TOEFL atau IELTS.
  47. Apakah pekerjaan ikut mempengaruhi penilaian? 
    Berdasarkan pengalaman, pekerjaan juga ikut mempengaruhi penilaian juri. Sebab ini berkaitan erat dengan kontribusi pasca kuliah nanti.
  48. Jika belum ada ijasah atau transkrip nilai, bagaimana? 
    Ijasah bisa digantikan sementara dengan Surat Keterangan Lulus (SKL) dari sekolah atau kampus. Begitu pula dengan transkrip di mana bisa menggunakan daftar nilai sementara. Tapi pastikan seluruh dokumen sudah bisa didapatkan pada saat interview, karena harus dibawa semua.
  49. Sebenarnya apa saja kemudahan aplikasi beasiswa pemerintah Turki ini? 
    Untuk kemudahan beasiswa YTB, silakan cek di sini.
  50. Mengenai dokumen yang harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris itu bagaimana? 
    Seluruh dokumen utama baiknya sudah diterjemahkan seperti ijasah, transkrip nilai, raport, surat rekomendasi. Sedangkan untuk sertifikat tidak perlu. FYI, seluruh terjemahan harus berasal dari lembaga terkait (penerbit dokumen seperti kampus) atau penerjemah tersumpah.
  51. Bagaimana kalau tidak punya paspor, apakah masih bisa daftar? 
    Baiknya, untuk apply beasiswa manapun, sudah punya paspor sebelumnya. Biasanya akan dijadikan standar dokumen aplikasi semenjak paspor menjadi indentitas pengenal internasional. Untuk beasiswa YTB, tidak harus paspor, bisa juga dengan KTP.
  52. Tentang nama NAME & SURNAME, bisa dijelaskan bagaimana cara mengisinya? 
    Penulisan nama di Indonesia dengan luar negeri memang cukup berbeda. Di Indonesia seluruh nama yang tercatat di akte kelahiran adalah nama kita, meski ada unsur nama keluarga. Tapi ada juga yang tidak menulis nama keluarga. Di luar negeri, nama keluarga itu penting, makanya harus ditulis NAME SURNAME. Jika kamu punya satu nama, Fahmi, misalnya, tulis di NAME: Fahmi SURNAME: Fahmi (Jangan dikosongkan). Jika dua nama, Fahmi Mubarak, misalnya, tulis NAME: Fahmi SURNAME: Mubarak. Meski Mubarak itu bukan nama keluarga, tapi tulis saja begitu biar mudah. Perlu diingat, penulisan ini harus konsisten. Ketika ditanya nama keluarga, jawab saja SURNAME itu. Jika tiga nama, gunakan nama akhir sebagai SURNAME. Tiga suku kata nama biasanya yang relatif aman. Ingat sekali lagi, konsistensi penulisan itu penting.
  53. Di Turki adakah program student exchange
    Ada. Kalau dengan Indonesia, sepanjang pengetahuan kami, baru UGM saja. Kalau untuk Erasmus sendiri banyak mahasiswa Indonesia yang mengikuti program ini untuk belajar di kampus-kampus Eropa melalui Turki.
  54. Terkait dengan uang saku beasiswa, apakah mencukupi untuk hidup di Turki?
    Pemerintah Turki sudah pasti mempertimbangkan biaya segala macamnya sebelum mereka memberikan beasiswa kepada warga negara lain. Rasanya tidak mungkin membiarkan pelajar negara lain mengalami kesulitan keuangan untuk hidup di Turki. Sejauh ini, besaran uang saku yang diberikan sangat mencukupi untuk kebutuhan hidup standar sehari-hari. Sebab, biaya makan, asrama, buku, transport, asuransi, semua sudah ditanggung pemerintah. Jadi uang saku itu benar-benar uang tambahan dan bisa untuk nabung. *untuk beberapa kota di Turki bisa jadi menerapkan kebijakan yang berbeda*
  55. Apakah pendaftaran beasiswa YTB harus bayar? Atau bisa melalui agen beasiswa? NEW
    Beasiswa YTB tidak bayar alias gratis. Semuanya dilakukan melalui online, tidak ada jalur lain selain ini. YTB tidak bertanggung jawab jika menggunakan jalur selain ini.
  56. Apakah wanita hamil bisa mengikuti beasiswa ini? NEW
    Selama tidak ada larangan, tentu saja bisa.
  57. Jika saya diterima beasiswa YTB, lalu ada suatu hal yang menyebabkan saya harus menunda, apakah bisa? NEW
    Sepanjang pengetahuan kami, YTB tidak memberikan toleransi untuk penundaan keberangkatan. Tidak bisa diundur tahun depan. Diundur beberapa hari atau minggu itu bisa. Tapi jika tahun depan, itu tidak bisa.
  58. Jika nanti diterima beasiswa, apakah mungkin beasiswa akan dicabut karena suatu hal? NEW
    Tentu saja saja mungkin. Jika nilai kita tidak perform atau sesuai dengan syarat minimal yang ditetapkan YTB, maka perlahan beasiswa kita akan berkurang sampai pada pencabutan beasiswa. Meski kita tidak dapat beasiswa dari YTB, kita masih bisa membiayai diri sendiri. Peraturan ini berlaku semenjak pertama kali beasiswa dimulai, yaitu saat belajar bahasa Turki. Jika tidak mematuhi syarat minimal absen, akan berkurang beasiswanya.
  59. Apakah bisa menggunakan ijasah D3 untuk lanjut studi S1 di Turki? NEW
    Informasi yang kami dapat, tidak bisa menggunakan ijasah D3 saja untuk mendaftar di beasiswa YTB. Tetap harus menggunakan dokumen SMA. Akan tetapi, dokumen D3-nya bisa dilampirkan saat pendaftaran sebagai bukti sudah pernah studi D3. Ada juga yang menyatakan beberapa kampus menerima konversi nilai D3 setelah diterima S1-nya.

UPDATE: 17 Februari 2015

PERHATIAN: Yang ditulis dalam web ini adalah berdasarkan informasi dan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Tidak bisa dijadikan patokan 100% mengenai persyaratan atau dokumen yang dibutuhkan. Oleh sebab itu, kami menyarankan agar terus memantau media ofisial dari panitia YTB. Semoga sukses!

Artikel dalam web ini adalah asli dan tidak copy-paste dari artikel manapun. Jika ada web yang ingin mengutip, harap sertakan sumber dari web ini. Dilarang keras mengopi tanpa izin.

1,022 Comments