Kuliah di Turki dengan Biaya Sendiri

Selama ini kami menginformasikan segala hal mengenai YTB atau beasiswa pemerintah Turki. Sekarang, ini ada tulisan mengenai cara kuliah di Turki namun pakai jalur mandiri alias segalanya sendiri. Semoga bermanfaat ya. Jika ada yang ingin ditanyakan, sila komen di kolom komentar atau kirim email ke mimin.. 🙂

Oleh: Achmad Izzet Islami

Setelah menamatkan jenjang pendidikan SMA/SMU sederajat, tentunya teman-teman akan ‘sibuk’ menentukan pilihan apakah akan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, atau bekerja, atau mungkin pilihan yang lain. Ketika pilihan jatuh pada studi lanjut, maka kepusingan selanjutnya adalah memilih/mencari perguruan tinggi manakah yang akan dituju. Swasta atau Negeri kah? Dalam atau Luar Negeri kah?

Kuliah di luar negeri telah menjadi salah satu keinginan dan cita-cita untuk sebagian besar orang. Ada banyak Negara-negara dengan taraf kualitas pendidikan yang tinggi dan memiliki kondisi yang sangat kondusif untuk melanjutkan pendidikan. Diantaranya Turki. Turki dengan kemajuan di segala bidangnya akhir-akhir ini secara langsung berimbas pada mutu pendidikan negaranya. Kalaupun ada masalah yang melanda Negara ini, Pemerintahannya dapat menjaga kekondusifan masyarakatnya. Para pelajar asing pun benar-benar merasakan kekondusifan lingkungan tersebut untuk belajar.

Ada banyak jalur beasiswa yang tersedia untuk melanjutkan studi di Turki. Namun, terkadang banyak orang tetap ingin melanjutkan pendidikannya di Turki walaupun tanpa beasiswa alias biaya sendiri (mandiri).  Ada beberapa hal yang menjadi alasan untuk tetap mengambil jalur ‘Mandiri’, antara lain:

  1. Biaya pendidikan di Turki jauh lebih murah dibanding biaya pendidikan perguruan tinggi di Indonesia
  2. Untuk standard mahasiswa, biaya hidup/tinggal di Turki tidak jauh berbeda dengan biaya hidup di Indonesia, khususnya di Jakarta. Dan biaya hidup di Turki relatif lebih murah dibanding negara-negara Eropa lainnya.
  3. Dengan akumulasi biaya-biaya yang tidak jauh dengan biaya kuliah di Indonesia, kita bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik, mengukur dari kekondusifan lingkungan, standard pendidikan internasional, dan berbagai macam kelebihan lainnya.

Lalu bagaimana langkah-langkah agar dapat kuliah di Turki dengan biaya sendiri? Apa saja yang musti dipersiapkan? Berapa biaya pendidikan dan hidup di Turki?

Selama masih di Indonesia

Selama masih di Indonesia/pra keberangkatan ada banyak hal yang musti dipersiapkan antara lain:

A. Baiknya teman-teman ikut mendaftar kuliah di kampus tujuan. Walaupun ketika kita datang tetap harus mengikuti persiapan bahasa, tetapi jika diterima kita telah mempunyai “status” mahasiswa Universitas. Dan status ini akan mempermudah langkah-langkah kedepannya dalam segala urusan administrasi. Untuk melakukan pendaftaran ada beberapa hal yang harus dilakukan antara lain:

  1. Menerjemahkan beberapa dokumen ke dalam bahasa Inggris melalui penerjemah tersumpah
  2. Melegalisir dokumen-dokumen yang telah diterjemahkan di Kedutaan Besar Turki di Jakarta. Untuk biaya legalisir terakhir tahun 2015 dikenakan 65rb – 75rb per lembar

Adapun dokumen-dokumen tersebut antara lain:

  1. Ijazah
  2. Transkip nilai
  3. Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN)
  4. Health report

B. Melakukan pendaftaran TÖMER (Pusat Kursus Persiapan Bahasa Turki). Biasanya pendaftaran dibuka pada bulan Juni – Agustus. Pendaftaran dilakukan di Kampus tujuan masing-masing. Dalam melakukan pendaftaran dapat menghubungi dan meminta bantuan kakak-kakak mahasiswa Indonesia (PPI) yang sedang berada disana, selebihnya kakak-kakak itu yang akan mengurusi pendaftarannya. Kita hanya perlu mengirimkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan via email dan mengirimkan biaya pendaftaran, berikut dokumen-dokumen yang dibutuhkan antara lain:

  1. Scanned-file pas foto background biru ukuran 4×5
  2. Scanned-file paspor

Jika sudah tedaftar sebagai pelajar TÖMER, nanti akan mendapatkan ilgili makama atau surat pengakuan bahwa kita telah resmi menjadi pelajar TÖMER. Surat ini akan digunakan untuk pembuatan visa pelajar. Untuk biaya pendaftaran  TÖMER di Sakarya sejumlah 500TL dan pembelian buku untuk 1 tahun/sampai selesai sebesar 300TL. Untuk biaya kursusnya selama satu tahun/sampai selesai ada perbedaan antara yang sudah berstatus mahasiswa Sakarya sebesar 3500 TL dan bagi yang bukan berstatus mahasiswa Sakarya sebesar 4000 TL.

C. Memastikan tempat tinggal.

Mengurus tempat tinggal adalah hal yang penting. Ada beberapa opsi tempat tinggal selama kuliah di Turki, antara lain:

  • Sewa rumah

Sewa rumah menjadi salah satu alternatif untuk tinggal di Turki. Biaya sewa rumah dibayarkan per bulannya. Harganya pun bervariatif tiap kota, untuk di Sakarya harga mulai 400 – 1.200 TL per bulannya. Ada pula beberapa biaya-biaya yang ditanggung oleh mahasiswa yang tingggal di rumah seperti biaya listrik, air, gas, dan kebersihan yang dibayarkan per bulannya.

  • Asrama

Ada beberapa yayasan/lembaga/jemaat di Turki yang memberikan fasilitas tempat tinggal bagi para pelajar. Jika kita tinggal di asrama, kita tetap membayar uang tinggal dan makan (tergantung fasilitas yang disediakan lembaga tersebut) tiap bulannya. Biaya tinggal di asrama sekitar 150 – 250 TL per bulan.

D. Pembuatan visa pelajar

Pembuatan visa pelajar dilakukan di Kedutaan Besar Turki di Jakarta. Untuk proses pembuatan visa pelajar dikenakan biaya sekitar 600 – 750rb. Berikut  dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam pembuatan visa pelajar:

  1. Pas foto 5×5 background putih sebanyak 2 lembar
  2. Paspor asli dan fotocopy nya
  3. Ijazah asli dan fotocopy nya
  4. KTP dan fotocopy nya
  5. Kartu Keluarga dan fotocopy nya
  6. Ilgili Makama dari TÖMER atau kabul mektubu dari Universitas
  7. Jika umur kisaran 18 tahun, diminta juga untuk melampirkan surat izin dari orang tua
  8. Visa form. Untuk visa form bisa diakses dari internet dan diisi di rumah atau minta di Kedubes dan diisi di Kedubes

E. Pemesanan tiket pesawat

Untuk tiket pesawat menyesuaikan keinginan terkait maskapai dan tanggal keberangkatan. Sebelum memesan tiket pesawat sebaiknya memastikan seluruh proses administrasi sudah kelar, dan visa telah keluar. Setelah visa keluar, tetaplan melakukan komunikasi dengan kakak-kakak mahasiswa (PPI) di kota tujuan untuk memastikan tanggal yang pas untuk keberangkatan, karena setibanya di kota tujuan harus segera mengurus administrasi selanjutnya di kota tujuan, seperti urusan resident permit (ikamet), tempat tinggal, dll.

Setibanya di Turki

Setelah tiba di Turki ada beberapa beban administrasi pendidikan dan tempat tinggal yang harus segera dilakukan, antara lain:

A. Check in ke rumah atau asrama yayasan yang kita pilih. Setelah memutuskan tinggal di salah satu dari 2 pilihan tersebut kita akan diberikan Kira Sözlemesi (Surat keterangan tinggal).

B. Pembuatan Asuransi. Pembuatan asuransi harus dilakukan karena sebagai persyaratan dokumen untuk pembuatan ikamet/surat izin tinggal

C. Pembuatan Account bank sebagai persyaratan dalam pembuatan ikamet/surat izin tinggal. Untuk pengajuan ikamet di Sakarya, syarat saldo yang harus tertulis di dalam buku rekening minimal 500TL.

D. Pembuatan ikamet/surat izin tinggal.

Dalam proses pembuatan ikamet kita diminta melampirkan berkas-berkas sebagai berikut:

  1. Paspor dan fotocopy nya
  2. Visa dan fotocopy nya
  3. Pas foto background putih ukuran 5×5
  4. Asuransi
  5. Buku tabungan salah satu Bank di Turki dengan saldo tertulis minimal 500TL
  6. Kabul mektubu/ilgili makama dari TÖMER atau Universitas
  7. Kira Sözlemesi (Surat keterangan tinggal)

Untuk proses pembuatan ikamet dikenakan biaya 55 TL (+50 USD jika belum terdaftar menjadi mahasiswa universitas)

E. Mendaftarkan dan membayar pajak handphone/gadget. Untuk tinggal di Turki dalam jangka waktu yang lama kita wajib untuk mendaftarkan handphone. Karena jika ter-detect lebih dari 3 bulan dengan kondisi handphone belum terdaftar, maka server akan mematikan sistem handphone Untuk mendaftarkan handphone dikenanakan biaya kurang lebih sebesar 170 TL.

Biaya kuliah

Salah satu  pertimbangan untuk melanjutkan studi di Turki dengan biaya sendiri adalah biaya kuliahnya yang jauh lebih murah dibanding kuliah di Indonesia. Bisa dibilang 1 semester kuliah di Indonesia sama dengan biaya kuliah 8 semester kuliah di Turki. Biaya yang dimaksud disini adalah biaya rutin semesteran atau UKT (Uang Kuliah Tunggal).

Maka, dengan biaya total yang relatif sama dengan kita kuliah di Indonesia dengan biaya tempat tinggaltransportasi, serta uang harian, namun dengan kita kuliah di luar negeri dengan standard pendidikan internasional, mengapa tidak?

Berikut daftar biaya kuliah per semester di Universitas Sakarya bisa klik link berikut:

http://www.ogrisl.sakarya.edu.tr/sites/ogrisl.sakarya.edu.tr/file/2015-2016_GUZ_Katki_PayiOgrenim_Ucreti_Miktarlari1.pdf

Note: Postingan ini repost dari blog Bang Edy Miranto bisa dicek di sini.

51 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *