Tag Archive | "FAQ"

Kuliah di Turki dengan Biaya Sendiri

Selama ini kami menginformasikan segala hal mengenai YTB atau beasiswa pemerintah Turki. Sekarang, ini ada tulisan mengenai cara kuliah di Turki namun pakai jalur mandiri alias segalanya sendiri. Semoga bermanfaat ya. Jika ada yang ingin ditanyakan, sila komen di kolom komentar atau kirim email ke mimin.. 🙂

Oleh: Achmad Izzet Islami

Setelah menamatkan jenjang pendidikan SMA/SMU sederajat, tentunya teman-teman akan ‘sibuk’ menentukan pilihan apakah akan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, atau bekerja, atau mungkin pilihan yang lain. Ketika pilihan jatuh pada studi lanjut, maka kepusingan selanjutnya adalah memilih/mencari perguruan tinggi manakah yang akan dituju. Swasta atau Negeri kah? Dalam atau Luar Negeri kah?

Kuliah di luar negeri telah menjadi salah satu keinginan dan cita-cita untuk sebagian besar orang. Ada banyak Negara-negara dengan taraf kualitas pendidikan yang tinggi dan memiliki kondisi yang sangat kondusif untuk melanjutkan pendidikan. Diantaranya Turki. Turki dengan kemajuan di segala bidangnya akhir-akhir ini secara langsung berimbas pada mutu pendidikan negaranya. Kalaupun ada masalah yang melanda Negara ini, Pemerintahannya dapat menjaga kekondusifan masyarakatnya. Para pelajar asing pun benar-benar merasakan kekondusifan lingkungan tersebut untuk belajar.

Ada banyak jalur beasiswa yang tersedia untuk melanjutkan studi di Turki. Namun, terkadang banyak orang tetap ingin melanjutkan pendidikannya di Turki walaupun tanpa beasiswa alias biaya sendiri (mandiri).  Ada beberapa hal yang menjadi alasan untuk tetap mengambil jalur ‘Mandiri’, antara lain:

  1. Biaya pendidikan di Turki jauh lebih murah dibanding biaya pendidikan perguruan tinggi di Indonesia
  2. Untuk standard mahasiswa, biaya hidup/tinggal di Turki tidak jauh berbeda dengan biaya hidup di Indonesia, khususnya di Jakarta. Dan biaya hidup di Turki relatif lebih murah dibanding negara-negara Eropa lainnya.
  3. Dengan akumulasi biaya-biaya yang tidak jauh dengan biaya kuliah di Indonesia, kita bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik, mengukur dari kekondusifan lingkungan, standard pendidikan internasional, dan berbagai macam kelebihan lainnya.

Lalu bagaimana langkah-langkah agar dapat kuliah di Turki dengan biaya sendiri? Apa saja yang musti dipersiapkan? Berapa biaya pendidikan dan hidup di Turki?

Selama masih di Indonesia

Selama masih di Indonesia/pra keberangkatan ada banyak hal yang musti dipersiapkan antara lain:

A. Baiknya teman-teman ikut mendaftar kuliah di kampus tujuan. Walaupun ketika kita datang tetap harus mengikuti persiapan bahasa, tetapi jika diterima kita telah mempunyai “status” mahasiswa Universitas. Dan status ini akan mempermudah langkah-langkah kedepannya dalam segala urusan administrasi. Untuk melakukan pendaftaran ada beberapa hal yang harus dilakukan antara lain:

  1. Menerjemahkan beberapa dokumen ke dalam bahasa Inggris melalui penerjemah tersumpah
  2. Melegalisir dokumen-dokumen yang telah diterjemahkan di Kedutaan Besar Turki di Jakarta. Untuk biaya legalisir terakhir tahun 2015 dikenakan 65rb – 75rb per lembar

Adapun dokumen-dokumen tersebut antara lain:

  1. Ijazah
  2. Transkip nilai
  3. Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN)
  4. Health report

B. Melakukan pendaftaran TÖMER (Pusat Kursus Persiapan Bahasa Turki). Biasanya pendaftaran dibuka pada bulan Juni – Agustus. Pendaftaran dilakukan di Kampus tujuan masing-masing. Dalam melakukan pendaftaran dapat menghubungi dan meminta bantuan kakak-kakak mahasiswa Indonesia (PPI) yang sedang berada disana, selebihnya kakak-kakak itu yang akan mengurusi pendaftarannya. Kita hanya perlu mengirimkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan via email dan mengirimkan biaya pendaftaran, berikut dokumen-dokumen yang dibutuhkan antara lain:

  1. Scanned-file pas foto background biru ukuran 4×5
  2. Scanned-file paspor

Jika sudah tedaftar sebagai pelajar TÖMER, nanti akan mendapatkan ilgili makama atau surat pengakuan bahwa kita telah resmi menjadi pelajar TÖMER. Surat ini akan digunakan untuk pembuatan visa pelajar. Untuk biaya pendaftaran  TÖMER di Sakarya sejumlah 500TL dan pembelian buku untuk 1 tahun/sampai selesai sebesar 300TL. Untuk biaya kursusnya selama satu tahun/sampai selesai ada perbedaan antara yang sudah berstatus mahasiswa Sakarya sebesar 3500 TL dan bagi yang bukan berstatus mahasiswa Sakarya sebesar 4000 TL.

C. Memastikan tempat tinggal.

Mengurus tempat tinggal adalah hal yang penting. Ada beberapa opsi tempat tinggal selama kuliah di Turki, antara lain:

  • Sewa rumah

Sewa rumah menjadi salah satu alternatif untuk tinggal di Turki. Biaya sewa rumah dibayarkan per bulannya. Harganya pun bervariatif tiap kota, untuk di Sakarya harga mulai 400 – 1.200 TL per bulannya. Ada pula beberapa biaya-biaya yang ditanggung oleh mahasiswa yang tingggal di rumah seperti biaya listrik, air, gas, dan kebersihan yang dibayarkan per bulannya.

  • Asrama

Ada beberapa yayasan/lembaga/jemaat di Turki yang memberikan fasilitas tempat tinggal bagi para pelajar. Jika kita tinggal di asrama, kita tetap membayar uang tinggal dan makan (tergantung fasilitas yang disediakan lembaga tersebut) tiap bulannya. Biaya tinggal di asrama sekitar 150 – 250 TL per bulan.

D. Pembuatan visa pelajar

Pembuatan visa pelajar dilakukan di Kedutaan Besar Turki di Jakarta. Untuk proses pembuatan visa pelajar dikenakan biaya sekitar 600 – 750rb. Berikut  dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam pembuatan visa pelajar:

  1. Pas foto 5×5 background putih sebanyak 2 lembar
  2. Paspor asli dan fotocopy nya
  3. Ijazah asli dan fotocopy nya
  4. KTP dan fotocopy nya
  5. Kartu Keluarga dan fotocopy nya
  6. Ilgili Makama dari TÖMER atau kabul mektubu dari Universitas
  7. Jika umur kisaran 18 tahun, diminta juga untuk melampirkan surat izin dari orang tua
  8. Visa form. Untuk visa form bisa diakses dari internet dan diisi di rumah atau minta di Kedubes dan diisi di Kedubes

E. Pemesanan tiket pesawat

Untuk tiket pesawat menyesuaikan keinginan terkait maskapai dan tanggal keberangkatan. Sebelum memesan tiket pesawat sebaiknya memastikan seluruh proses administrasi sudah kelar, dan visa telah keluar. Setelah visa keluar, tetaplan melakukan komunikasi dengan kakak-kakak mahasiswa (PPI) di kota tujuan untuk memastikan tanggal yang pas untuk keberangkatan, karena setibanya di kota tujuan harus segera mengurus administrasi selanjutnya di kota tujuan, seperti urusan resident permit (ikamet), tempat tinggal, dll.

Setibanya di Turki

Setelah tiba di Turki ada beberapa beban administrasi pendidikan dan tempat tinggal yang harus segera dilakukan, antara lain:

A. Check in ke rumah atau asrama yayasan yang kita pilih. Setelah memutuskan tinggal di salah satu dari 2 pilihan tersebut kita akan diberikan Kira Sözlemesi (Surat keterangan tinggal).

B. Pembuatan Asuransi. Pembuatan asuransi harus dilakukan karena sebagai persyaratan dokumen untuk pembuatan ikamet/surat izin tinggal

C. Pembuatan Account bank sebagai persyaratan dalam pembuatan ikamet/surat izin tinggal. Untuk pengajuan ikamet di Sakarya, syarat saldo yang harus tertulis di dalam buku rekening minimal 500TL.

D. Pembuatan ikamet/surat izin tinggal.

Dalam proses pembuatan ikamet kita diminta melampirkan berkas-berkas sebagai berikut:

  1. Paspor dan fotocopy nya
  2. Visa dan fotocopy nya
  3. Pas foto background putih ukuran 5×5
  4. Asuransi
  5. Buku tabungan salah satu Bank di Turki dengan saldo tertulis minimal 500TL
  6. Kabul mektubu/ilgili makama dari TÖMER atau Universitas
  7. Kira Sözlemesi (Surat keterangan tinggal)

Untuk proses pembuatan ikamet dikenakan biaya 55 TL (+50 USD jika belum terdaftar menjadi mahasiswa universitas)

E. Mendaftarkan dan membayar pajak handphone/gadget. Untuk tinggal di Turki dalam jangka waktu yang lama kita wajib untuk mendaftarkan handphone. Karena jika ter-detect lebih dari 3 bulan dengan kondisi handphone belum terdaftar, maka server akan mematikan sistem handphone Untuk mendaftarkan handphone dikenanakan biaya kurang lebih sebesar 170 TL.

Biaya kuliah

Salah satu  pertimbangan untuk melanjutkan studi di Turki dengan biaya sendiri adalah biaya kuliahnya yang jauh lebih murah dibanding kuliah di Indonesia. Bisa dibilang 1 semester kuliah di Indonesia sama dengan biaya kuliah 8 semester kuliah di Turki. Biaya yang dimaksud disini adalah biaya rutin semesteran atau UKT (Uang Kuliah Tunggal).

Maka, dengan biaya total yang relatif sama dengan kita kuliah di Indonesia dengan biaya tempat tinggaltransportasi, serta uang harian, namun dengan kita kuliah di luar negeri dengan standard pendidikan internasional, mengapa tidak?

Berikut daftar biaya kuliah per semester di Universitas Sakarya bisa klik link berikut:

http://www.ogrisl.sakarya.edu.tr/sites/ogrisl.sakarya.edu.tr/file/2015-2016_GUZ_Katki_PayiOgrenim_Ucreti_Miktarlari1.pdf

Note: Postingan ini repost dari blog Bang Edy Miranto bisa dicek di sini.

Posted in BeasiswaComments (60)

Update 2018: Yang Sering Ditanyakan Terkait Beasiswa Pemerintah Turki (YTB)

UPDATE (15 Januari 2018)

Karena banyaknya pertanyaan yang mencapai ribuan dan kebanyakan berbeda, kami tidak sempat untuk memindahkan ke dalam artikel ini. Jadi, bagi yang ingin bertanya silakan baca dahulu semua dari atas sampai bawah seluruh pertanyaan yang masuk agar tidak terjadi pengulangan. Mohon dibaca dulu yaa, mimin lelah dengan pertanyaan yang sama.. :p

Jika tidak ada di daftar pertanyaan dan jawaban, coba baca dulu di dalam kolom KOMENTAR. Scroll ke bawah ya.


Seringkali pertanyaan mengenai beasiswa pemerintah Turki (YTB) selalu berulang. Di sini, kami berikan list pertanyaan yang sering ditanyakan terkait beasiswa YTB. Dibaca dulu semua sebelum bertanya. Jika pertanyaan tidak ada dalam list, silakan untuk bertanya di kolom komentar di bawah. Budayakan membaca. Jangan lupa tinggalkan komentar, saran, dan kritik. Salam sukses! 🙂

  1. Apa itu beasiswa pemerintah Turki atau YTB?
    Beasiswa pemerintah Turki atau YTB (Yurtdışı Türkler ve Akraba Topluluklar Başkanlığı) adalah beasiswa yang dibiayai oleh pemerintah Turki untuk pelajar asing yang berasal dari luar wilayah Turki dan bukan berkewarganegaraan Turki.
  2. Bagaimana cara mendaftar beasiswa YTB?
    Mudah. Hanya melalui www.turkiyeburslari.org atau www.trscholarships.org dengan cara online. Pastikan semua dokumen sudah dalam bentuk digital dengan resolusi bagus. CATATAN: Beasiswa YTB hanya menggunakan website tersebut dan seluruh proses ONLINE! Tidak ada pihak ketiga apalagi meminta bayaran. TIDAK ADA YA!
  3. Di mana bisa dibaca detail informasi beasiswa pemerintah Turki?
    Untuk PERSYARATAN silakan buka link berikut. Di situ berbahasa English dan dijelaskan semuanya dengan detail tentang program yang ada, syarat, dokumen yang dibutuhkan, penilaian dan seleksi, serta tentang kampus. Persyaratan terbaru (bisa jadi ada perubahan dari tahun sebelumnya, silakan menuju laman terbaru dari web YTB).
  4. Kapan beasiswa YTB dibuka?
    Biasanya pendaftaran beasiswa YTB mulai dibuka antara bulan Februari-Maret. Untuk program sarjana dan pascasarjana memiliki waktu yang berbeda. Sebagai informasi, beasiswa ini dibuka setiap tahun. UPDATE: saat ini YTB membagi menjadi 3 gelombang berdasarkan negara. Dan Indonesia berada di gelombang ke-2 dan ke-3. Update mengenai ini bisa dicek di: Klik.
  5. Bagaimana kualitas universitas yang ada di Turki?
    Kualitas kampus di Turki relatif baik dan berkelas internasional. Banyak kampus di Turki yang sudah masuk ke dalam program internasional seperti Erasmus. Untuk lebih jelas silakan melihat web peringkat kampus dunia seperti Times Higher Education atau Webometrics.
  6. Jurusannya ada apa saja?
    Hampir semua jurusan yang diminati ada. Silakan cek di sini.
  7. Di Turki, jurusan/program unggulan apa saja?
    Pertanyaan sulit, karena nanti kalau dijawab program tertentu, program lainnya merasa terkucilkan 🙂 Yang jelas semua program yang ditawarkan memiliki kelebihan masing-masing. Pilihlah sesuai passion. Bocoran sedikit: jika merasa tidak terlalu oustanding dalam akademis atau pengalaman akademis/kerja, lebih baik pilih yang biasa saja atau sedikit peminatnya. Untuk melihat ada kampus apa saja, coba browsing ke sini. Nah, lebih baik juga pilih kota yang tidak besar seperti Istanbul atau Ankara karena konsentrasi kampus ada di kedua kota tersebut.
  8. Apakah harus sesuai antara pendidikan sebelumnya dengan pilihan jurusan yang akan diambil?
    Tidak harus. Tapi kami menyarankan agar sesuai (linier), karena berdasarkan pengalaman, ini juga menjadi pertimbangan panitia seleksi. Memilih lain jurusan bisa saja asal punya argumen yang kuat kenapa hendak mengambil jurusan tersebut.
  9. Apa saja yang didapat dari beasiswa pemerintah Turki (YTB)?
    Banyak dan cukup lengkap, yaitu: tiket pesawat PP di awal dan akhir studi, biaya pendidikan, asrama, asuransi kesehatan, kursus bahasa Turki (Tömer) selama 9 bulan, uang saku (untuk buku, transport, dsb). Besaran uang saku perbulan untuk tahun 2015 untuk S1 600 TL, S2 900 TL, S3 1200 TL. Beasiswa ini setiap tahun bertambah sekitar 50-100 TL. (TL = Türkiye Lirası)
  10. Apakah ada tes untuk beasiswa YTB?
    Tidak ada. Proses aplikasi beasiswa YTB menggunakan mekanisme yang relatif lebih mudah, yaitu lengkapi dokumen (sesuai dengan syarat yang diminta), interview (jika dokumen lengkap sesuai syarat dan dipanggil oleh panitia), pengumuman (lolos atau tidak biasanya akan dikirimi e-mail pemberitahuan).
  11. Di mana bisa didapatkan contoh formulir isian beasiswa pemerintah Turki?
    Silakan untuk mendownload di sini (PDF). Ini contoh formulir beasiswa tahun 2014. Berdasarkan pengalaman, formulir tahun 2013 dan 2014 tidak jauh berbeda. Kemungkinan untuk tahun 2015 juga identik. Pelajari apa saja yang diminta di dalam formulir dan perhatikan syarat % dari minimal dokumen yang dibutuhkan.
  12. Berapa banyak kuota untuk masing-masing jenjang S1, S2, S3?
    Kuota pasti kami tidak punya datanya. Yang jelas komposisinya S1 > S2 > S3. Untuk tahun 2014 ada sekitar 50 orang lebih yang diterima dari Indonesia, di mana 60% adalah S1, 35% adalah S2, 5% adalah S3. Tahun ini kuota penerima beasiswa seluruh dunia ditambah menjadi 5000 pelajar.
  13. Apakah ada beasiswa untuk D3?
    Untuk saat ini, sesuai dengan yang diumumkan oleh panitia, beasiswa YTB hanya mengcover untuk program S1, S2, S3 juga summer course dan research saja.
  14. Bahasa pengantar di perkuliahan bahasa apa?
    Umumnya, bahasa pengantar perkuliahan adalah bahasa Turki. Sebab itu nanti selama satu tahun pertama penerima beasiswa akan belajar bahasa Turki (Tömer) sampai level C1. Namun, ada juga beberapa jurusan yang bahasa pengantarnya bahasa Inggris. Ini tergantung dari jurusan dari kampus masing-masing dan calon penerima beasiswa harus memiliki nilai yang tinggi dalam keahlian bahasa asing.
  15. Jika sudah menikah (berkeluarga), apakah masih bisa ikut beasiswa ini?
    Masih.
  16. Kalau mahasiswanya sudah berkeluarga bagaimana?
    Alhamdulillah kalau sudah berkeluarga. Sayangnya, beasiswa YTB tidak menanggung biaya keluarga (anak, istri, ibu, bapak, kakek, cucu, dsb). Beasiswa hanya diberikan untuk pelajar bersangkutan.
  17. Saya berencana lanjut S2, sekarang masih ada 1 semester lagi, mungkin tidak untuk ikut beasiswa ini?
    Sabar saja, selesaikan dulu kuliahnya. Insya Allah beasiswa YTB buka setiap tahun. Dipersiapkan saja semua dokumen yang dibutuhkan untuk periode berikutnya.
  18. Perkiraan lulus akhir tahun ini atau dalam beberapa bulan, apa bisa mendaftar atau harus wisuda dulu?
    Syarat dokumen yang harus disertakan adalah ijasah, jika tidak ada, bisa menggunakan SKL (Surat Keterangan Lulus). Jadi lebih baik sampai dokumen lengkap semua. Jika dalam masa upload dokumen sampai masa interview dipastikan akan lulus, bisa menggunakan surat keterangan pengganti dari jurusan.
  19. Dokumen apa saja yang harus dipersiapkan untuk beasiswa YTB ini?
    Persiapkanlah dokumen yang diminta oleh panitia, tidak perlu memasukkan dokumen yang tidak ada kaitannya dengan aplikasi beasiswa seperti sertifikat tanah, rekening listrik, atau tagihan kartu kredit. FYI, semua dokumen harus discan.
  20. Sertifikat bahasa Inggris (TOEFL/IELTS) dibutuhkan tidak?
    Jika diminta, berarti dibutuhkan. Jika disebutkan “if any”, itu berarti “kalau ada” disertakan, kalau tidak ada berarti tidak masalah. Lebih baik dipersiapkan saja karena itu juga akan menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.
  21. Ada beberapa jurusan yang meminta sertifikat GRE, TOEFL, IELTS, itu bagaimana?
    Memang ada beberapa jurusan yang mensyaratkan dokumen tersebut. Biasanya kampus bagus dan pengantarnya berbahasa Inggris. Jika diminta begitu, maka harus dipenuhi. Saat pengisian formulir aplikasi beasiswa, sertifikat tersebut tidak terlalu dibutuhkan. Tetapi saat interview harus ada karena sebagai pertimbangan panitia seleksi. Artinya, masih ada waktu selama 1 bulan untuk melengkapi sertifikat. Jika tidak ada hingga waktu interview berlangsung, panitia tidak akan menempatkan penerima beasiswa di kampus tersebut (ditempatkan di kampus lain).
  22. Maksimal usia pendaftar beasiswa berapa?
    Usia maksimal untuk pendaftar S1 adalah 21 tahun, pendaftar S2 adalah 30 tahun, pendaftar S3 adalah 35 tahun, dan untuk program riset 45 tahun.
  23. Apakah beasiswa pemerintah Turki membutuhkan LOA (Letter of Acceptance)?
    Tidak butuh. Selama ini, beasiswa pemerintah Turki tidak membutuhkan LOA. Namun, dalam formulir aplikasi ada isian akademisi yang kita ketahui pakar dalam bidang yang akan kita diambil. Kita diminta untuk mengisi keterangan singkat mengenai pakar tersebut. Tinggal browsing saja di internet.
  24. Berarti tidak harus diterima di kampus dulu sebelum apply beasiswa?
    YA. Tidak harus. Tinggal lengkapi dokumen yang diminta, panitia akan menyeleksi dokumen lalu interview. Jika lolos mereka akan menempatkan penerima beasiswa di kampus yang ada di pilihannya.
  25. Bagaimana peluang agar diterima beasiswa YTB?
    Proses seleksi beasiswa YTB berdasarkan kriteria akademik dan kesesuaian dengan bidang studi yang hendak diambil. Berdasarkan pengalaman kami, yang dilihat adalah latar belakang akademis, rencana studi, dan kontribusi nanti setelah selesai kuliah. Ketiganya harus linier berhubungan.
  26. Apakah PNS bisa ikut beasiswa ini?
    Di dalam persyaratan yang diminta, tidak disebutkan perihal mengenai syarat pekerjaan. Beberapa orang yang belajar di Turki juga berstatus PNS.
  27. Interview nanti dalam bahasa Inggris atau Indonesia?
    Untuk interview secara umum menggunakan bahasa Inggris, tidak menggunakan bahasa Indonesia, karena yang interview adalah panitia pusat yang datang langsung dari Turki. Jika bisa bahasa Turki itu sangat menambah nilai dan sangat direkomendasikan.
  28. Nanti pasca kuliah, apakah akan terikat dengan instansi tertentu?
    Tidak. Pemerintah Turki memberikan beasiswa secara gratis dan tidak terikat.
  29. Sudah pernah apply tahun sebelumnya, tapi gagal. Bagaimana strategi jitu untuk lolos paling tidak sampai interview?
    Pertanyaan yang bagus. Kami juga pernah gagal. Berdasarkan pengalaman, setidaknya ada beberapa sebab kenapa gagal. Pertama, dokumen tidak lengkap atau tidak sesuai. Ini tidak perlu ditanyakan lagi. Kedua, menurut panitia seleksi tidak memenuhi syarat penilaian, terutama akademis. Bisa jadi karena kurangnya nilai IPK, prestasi akademik, pengalaman kerja, aktivitas organisasi, dsb. Ketiga, letter of intent tidak memuaskan. Strateginya: lengkapi dokumen sesuai yang diminta, isi semua isian yang ada dalam formulir, upload semua prestasi dan pengalaman seperti sertifikat ini dan itu, rencanakan dengan baik letter of intent. Pelajari bagaimana mengisi letter of intent dari berbagai web yang membagi pengalamannya.
  30. Surat rekomendasi sebaiknya berapa dan dari siapa saja? Selain dari dosen/dekan/rektor, apa boleh juga dari pejabat daerah?
    Sebaiknya sesuai dengan yang diminta (2 buah) dan dari mereka yang paham kemampuan kita seperti dosen pembimbing atau kepala jurusan. Yang paling berpeluang berasal dari profesor. Jika sudah bekerja, bisa dari atasan langsung dengan jabatan yang baik. Dari pejabat daerah sepertinya boleh. Tapi lebih baik dari unsur akademis.
  31. Di letter of intent diminta untuk menulis alasan memilih jurusan. Kalau saya memilih lebih dari satu jurusan, bagaimana saya menulis letter of intent-nya?
    Memang memungkinkan untuk memilih jurusan yang berbeda dalam satu program. Tapi justru di sini perlunya konsistensi kita dalam melanjutkan pendidikan. Lebih baik pilih satu jurusan yang diinginkan atau pilih jurusan yang saling berhubungan. Kita akan dinilai dari konsistensi dalam letter of intent (Loİ), sebab tidak mungkin dalam satu Loİ ada beberapa pilihan. Maksimum LOI per pertanyaan 1000 huruf.
  32. Sertifikat yang dilampirkan maksimal berapa tahun ke belakang? 
    2 tahun ke belakang. Tapi berdasarkan pengalaman penulis, lebih juga tidak mengapa 🙂
  33. Apakah sertifikat harus diterjemahkan ke dalam bahasa Turki? 
    Ada beberapa dokumen yang harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, bukan Turki, seperti semua ijasah (S1 dan S2), transkrip nilai, dan surat keterangan sehat. Sertifikat tidak perlu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, hanya cukup melampirkan dalam dokumen. PERHATIAN: penerjemahan harus menggunakan penerjemah tersumpah.
  34. Untuk pilihan jurusan atau kampus, bisa pilih sendiri atau dipilihkan? 
    Beasiswa ini memberikan kesempatan kepada calon penerima beasiswa untuk memilih maksimum 12 pilihan, dengan minimum 3 pilihan untuk S2 dan S3, serta minimum 6 pilihan untuk S3.
  35. Bagaimana cara mengetahui persyaratan masing-masing kampus? Atau adakah list kampus yang tidak mensyaratkan TOEFL? 
    Kami tidak punya. Lihat langsung di web masing-masing kampus atau lihat di list pilihan pada saat pengisian formulir. Biasanya pada saat mengisi, kita bisa lihat persyaratan umum seperti GRE, TOEFL, IELTS, minimum IPK, latar pendidikan sebelumnya, dsb.
  36. Saya mau apply beasiswa undergraduate, tapi saya berasal dari SMK, bisa tidak? 
    Bisa. Yang penting nilainya memuaskan mampu bekompetisi.
  37. Apakah ada syarat proposal riset?
    Tidak ada syarat proposal riset. Tapi nanti cukup dituliskan singkat, padat, dan jelas pada kolom isian letter of intent.
  38. Apakah butuh essay untuk ikutan beasiswa ini? 
    Tidak butuh essay. Tidak ada syarat apapun selain dari syarat yang diminta.
  39. Selama belajar bahasa Turki, apakah beasiswa sudah diterima?
    Ya, beasiswa sudah diterima (biasanya) sebulan setelah kedatangan untuk belajar bahasa Turki. Jadi selama satu 1 bulan pertama biaya kita tanggung sendiri.
  40. Apakah Turki kondusif untuk dijadikan tempat belajar? 
    Alhamdulillah, Turki sangat kondusif untuk dijadikan tempat belajar. Negeri dengan beribu tempat bersejarah, ribuan masjid, dan 4 musim ini sangat membuka diri bagi pelajar asing, khususnya dari negeri muslim asia dan afrika.
  41. Jika tidak bisa bahasa Turki, apakah harus bisa bahasa Inggris?
    Dari sekian banyak penerima beasiswa YTB, ada sebagiannya yang sama sekali tidak bisa bahasa Inggris. Mereka berasal dari negara-negara arab dan afrika. Jadi, sebenarnya bisa saja tidak bisa bahasa Inggris. Tapi, masalahnya dalam interview nanti menggunakan bahasa Inggris. Jika bisa bahasa Turki itu jauh lebih baik. Dengar-dengar bisa juga menggunakan bahasa Arab dan Perancis. Tapi ini harus dipastikan lebih lanjut.
  42. Mengenai alur proses aplikasinya seperti apa? Keberangkatan jika diterima? 
    Keterangan jadwal bisa dicek di sini. Tapi akan lebih jelas nanti setelah dirilis oleh media ofisial YTB.
  43. Kampus manakah yang lebih berpeluang untuk menerima kita? 
    Sudah ditanya di atas, tapi kami tekankan lagi. Jika tidak yakin dengan kemampuan untuk bersaing dengan calon penerima beasiswa lain, kami menyarankan strategi memilih kampus yang jarang diminati pada umumnya. Bukan karena tidak bagus, tapi biasanya karena jauh dari pusat kota. Pusat-pusat kota itu seperti Istanbul, Ankara, dan Izmir biasanya dipilih banyak mahasiswa. Carilah kampus yang berada selain dari ketiga kota tersebut.
  44. Saya berencana mengambil jurusan A, tapi masih bingung mencari kampus yang tepat. Di mana saya bisa mencari informasi mengenai hal itu? 
    Saran dari kami strateginya seperti ini: tentukan jurusan yang diinginkan, browsing di internet mengenai jurusan tersebut di kampus Turki, masuki web kampus tersebut, jika tidak berbahasa Eng, gunakan google translate. Ini cara termudah. Tentu butuh usaha yang maksimal.
  45. Saya sudah berijasah S2, tapi tertarik untuk mengulang S2 di Turki. Apakah bisa? 
    Bisa jadi bisa, bisa jadi tidak. Sebab rumor yang beredar panitia beasiswa lebih memilih untuk memberikan kesempatan kepada calon penerima beasiswa lain yang belum S2. Ini rumor umum. Mungkin bisa menggunakan persyaratan S1, tidak menyebut pernah S2. Tapi nanti terkendala umur.
  46. Apakah bisa memilih kampus yang bahasa pengantarnya berbahasa Inggris? 
    Bisa. Tapi dengan persyaratan mengupload dokumen kemampuan bahasa Inggris tersebut dengan standar yang ditetapkan masing-masing kampus, seperti TOEFL atau IELTS.
  47. Apakah pekerjaan ikut mempengaruhi penilaian? 
    Berdasarkan pengalaman, pekerjaan juga ikut mempengaruhi penilaian juri. Sebab ini berkaitan erat dengan kontribusi pasca kuliah nanti.
  48. Jika belum ada ijasah atau transkrip nilai, bagaimana? 
    Ijasah bisa digantikan sementara dengan Surat Keterangan Lulus (SKL) dari sekolah atau kampus. Begitu pula dengan transkrip di mana bisa menggunakan daftar nilai sementara. Tapi pastikan seluruh dokumen sudah bisa didapatkan pada saat interview, karena harus dibawa semua.
  49. Sebenarnya apa saja kemudahan aplikasi beasiswa pemerintah Turki ini? 
    Untuk kemudahan beasiswa YTB, silakan cek di sini.
  50. Mengenai dokumen yang harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris itu bagaimana? 
    Seluruh dokumen utama baiknya sudah diterjemahkan seperti ijasah, transkrip nilai, raport, surat rekomendasi. Sedangkan untuk sertifikat tidak perlu. FYI, seluruh terjemahan harus berasal dari lembaga terkait (penerbit dokumen seperti kampus) atau penerjemah tersumpah.
  51. Bagaimana kalau tidak punya paspor, apakah masih bisa daftar? 
    Baiknya, untuk apply beasiswa manapun, sudah punya paspor sebelumnya. Biasanya akan dijadikan standar dokumen aplikasi semenjak paspor menjadi indentitas pengenal internasional. Untuk beasiswa YTB, tidak harus paspor, bisa juga dengan KTP.
  52. Tentang nama NAME & SURNAME, bisa dijelaskan bagaimana cara mengisinya? 
    Penulisan nama di Indonesia dengan luar negeri memang cukup berbeda. Di Indonesia seluruh nama yang tercatat di akte kelahiran adalah nama kita, meski ada unsur nama keluarga. Tapi ada juga yang tidak menulis nama keluarga. Di luar negeri, nama keluarga itu penting, makanya harus ditulis NAME SURNAME. Jika kamu punya satu nama, Fahmi, misalnya, tulis di NAME: Fahmi SURNAME: Fahmi (Jangan dikosongkan). Jika dua nama, Fahmi Mubarak, misalnya, tulis NAME: Fahmi SURNAME: Mubarak. Meski Mubarak itu bukan nama keluarga, tapi tulis saja begitu biar mudah. Perlu diingat, penulisan ini harus konsisten. Ketika ditanya nama keluarga, jawab saja SURNAME itu. Jika tiga nama, gunakan nama akhir sebagai SURNAME. Tiga suku kata nama biasanya yang relatif aman. Ingat sekali lagi, konsistensi penulisan itu penting.
  53. Di Turki adakah program student exchange
    Ada. Kalau dengan Indonesia, sepanjang pengetahuan kami, baru UGM saja. Kalau untuk Erasmus sendiri banyak mahasiswa Indonesia yang mengikuti program ini untuk belajar di kampus-kampus Eropa melalui Turki.
  54. Terkait dengan uang saku beasiswa, apakah mencukupi untuk hidup di Turki?
    Pemerintah Turki sudah pasti mempertimbangkan biaya segala macamnya sebelum mereka memberikan beasiswa kepada warga negara lain. Rasanya tidak mungkin membiarkan pelajar negara lain mengalami kesulitan keuangan untuk hidup di Turki. Sejauh ini, besaran uang saku yang diberikan sangat mencukupi untuk kebutuhan hidup standar sehari-hari. Sebab, biaya makan, asrama, buku, transport, asuransi, semua sudah ditanggung pemerintah. Jadi uang saku itu benar-benar uang tambahan dan bisa untuk nabung. *untuk beberapa kota di Turki bisa jadi menerapkan kebijakan yang berbeda*
  55. Apakah pendaftaran beasiswa YTB harus bayar? Atau bisa melalui agen beasiswa? 
    Beasiswa YTB tidak bayar alias gratis. Semuanya dilakukan melalui online, tidak ada jalur lain selain ini. YTB tidak bertanggung jawab jika menggunakan jalur selain ini.
  56. Apakah wanita hamil bisa mengikuti beasiswa ini?
    Selama tidak ada larangan, tentu saja bisa.
  57. Jika saya diterima beasiswa YTB, lalu ada suatu hal yang menyebabkan saya harus menunda, apakah bisa?
    Sepanjang pengetahuan kami, YTB tidak memberikan toleransi untuk penundaan keberangkatan. Tidak bisa diundur tahun depan. Diundur beberapa hari atau minggu itu bisa. Tapi jika tahun depan, itu tidak bisa.
  58. Jika nanti diterima beasiswa, apakah mungkin beasiswa akan dicabut karena suatu hal?
    Tentu saja saja mungkin. Jika nilai kita tidak perform atau sesuai dengan syarat minimal yang ditetapkan YTB, maka perlahan beasiswa kita akan berkurang sampai pada pencabutan beasiswa. Meski kita tidak dapat beasiswa dari YTB, kita masih bisa membiayai diri sendiri. Peraturan ini berlaku semenjak pertama kali beasiswa dimulai, yaitu saat belajar bahasa Turki. Jika tidak mematuhi syarat minimal absen, akan berkurang beasiswanya.
  59. Apakah bisa menggunakan ijasah D3 untuk lanjut studi S1 di Turki?
    Informasi yang kami dapat, tidak bisa menggunakan ijasah D3 saja untuk mendaftar di beasiswa YTB. Tetap harus menggunakan dokumen SMA. Akan tetapi, dokumen D3-nya bisa dilampirkan saat pendaftaran sebagai bukti sudah pernah studi D3. Ada juga yang menyatakan beberapa kampus menerima konversi nilai D3 setelah diterima S1-nya.
  60. Untuk nilai SMA, nilai manakah yang dipakai? Apakah nilai ijasah? Nilai UN? Atau nilai ujian sekolah? NEW
    Untuk nilai standar pendidikan di Indonesia, sebenarnya tidak ada syarat khusus dari YTB pakai nilai yang mana. Tapi yang paling sesuai dan banyak digunakan adalah NILAI IJASAH yaitu nilai total dari seluruh ujian yanhg telah diikuti.
  61. Bisa minta nomor admin untuk komunikasi? NEW
    Duh, sayangnya tidak bisa karena semua sudah dijawab di sini. Paling jika kamu bisa kirim ke email saja. Tapi itu juga jawabnya lama. Haha. Kirim email ke: [email protected]
  62. Apakah selain kampus negeri, juga ada mahasiswa YTB di kampus swasta seperti Koç University atau Bilkent University? NEW
    ADA. YTB juga bekerja sama dengan beberapa kampus swasta sesuai dengan list di sini: klik. Sama seperti YTB juga tidak bekerja sama dengan seluruh kampus negeri. Karena ini tergantung dari kerja sama kampus tersebut dengan YTB. Untuk melihat daftar kampus negeri dan swasta mana saja yang bekerja sama dengan YTB, silakan klik link tersebut ya!
  63. Duh, bingung nih di bagian educational information; ada istilah grade, grade type dan grade decimal. Itu maksudnya apa ya? NEW
    Grade itu adalah rentang nilai dari transkrip yang dikeluarkan oleh kampus sesuai dengan kebijakan masing-masing negara. Misalnya rentang maksimum 4, 10, atau 100. Kalau kampus Indonesia biasanya 4. Jadi pakai grade 4. Ini disebut GRADE TYPE. Nah, grade kamu berapa? Misal, 3.50. Itu yang disebut GRADE. Grade decimal itu ya koma setelah 3 itu, misalnya 3.51.
  64. Sertifikat apa saja yang bisa dilampirkan? Lalu berapa banyak? NEW
    Sertifikat lebih baik yang berupa prestasi akademis atau prestasi soft skill atau aktivitas sosial. Misalnya prestasi menang lomba ini itu, prestasi menjadi pengisi acara atau mengikuti acara tertentu. Yang lebih bagus lagi jika aktivitas sosial akan menjadi nilai lebih–berdasarkan pengalaman admin.
  65. Apakah untuk pedaftarannbeasiswa YTB ini membutuhkan biaya? NEW
    TIDAK. Untuk daftar beasiswa YTB sampai interview sama sekali TIDAK BUTUH BIAYA. Baru akan mulai mengeluarkan uang ketika sudah pengumuman diterima dan mulai memproses ke level berikutnya untuk: visa student 365 hari dan legalisasi dokumen di kedutaan Turki Jakarta. Ini yang terkait langsung dengan pemerintah Turki. Sedangkan biaya lain juga mungkin keluar untuk: terjemah dokumen dari Indonesia ke Inggris di penerjemah tersumpah, biaya medical check up atau surat keterangan sehat dari dokter berbahasa Inggris, atau biaya-biaya lain yang keluar karena kebutuhan pribadi.

UPDATE: 15 Januari 2018

PERHATIAN: Yang ditulis dalam web ini adalah berdasarkan informasi dan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Tidak bisa dijadikan patokan 100% mengenai persyaratan atau dokumen yang dibutuhkan. Oleh sebab itu, kami menyarankan agar terus memantau media ofisial dari panitia YTB. Semoga sukses!

Artikel dalam web ini adalah asli dan tidak copy-paste dari artikel manapun. Jika ada web yang ingin mengutip, harap sertakan sumber dari web ini. Dilarang keras mengopi tanpa izin.

Posted in BeasiswaComments (1,148)