Tag Archive | "indonesia"

Türkiye Bursları (Application and FAQ) by Asma Hanifah

Hai, yang sedang berjuang mengisi aplikasi atau bahkan mungkin baru tahu mengenai beasiswa Pemerintah Turki (YTB), berikut ada postingan paling gresh dari Asma Hanifah tentang bagaimana daftarnya dan tentu FAQ. Meski sudah sering kali kami jawab pertanyaan yang sama, tapi insyaAllah kami ga bosan ngejawab, demi kalian. Ya, kalian! :p

Oke, langsung aja dibaca full ya. Kalau belum ada pertanyaan di sini, kalian segera meluncur ke Update Pertanyaan 2016. Jangan lupa juga untuk mampir dan baca-baca ke blog pribadi Asma Hanifah yang kece badai.  Semoga bermanfaat, iyi basarılar!


 

Günaydın. Herkese selamlar 🙂

By the way, pendaftaran Turkiye Burslari (YTB) sudah dibuka sejak beberapa hari lalu (29 Februari 2016). Mungkin beberapa dari kalian sudah mulai mendaftar, ya? Atau masih ada yang masih berjuang melengkapi berkas?. Untuk yang sedang berusaha apply, semoga terus diberi kelancaran, ya sampai application-nya berhasil di-submit. Dan untuk yang masih kesana-sini mengurus kelengkapan berkas, jangan khawatir, masih ada banyak waktu.

Well, sudah sejak lama YTB melakukan perbaikan terus-menerus di website. Terbukti dengan pendaftaran yang benar-benar berbeda pada tahun ini jika dibedakan dengan tahun 2014, ketika aku mendaftar.

Pada tahun ini, di website tidak terdapat pilihan “APPLY” atau “Başvuru Yap”, tapi application dilakukan dengan meng-klik “Student Sign-In” pada deretan pilihan di bagian bawah. Jika kalian merasa bingung karena website berbahasa Turki, bahasa bisa dirubah ke bahasa Inggris dengan meng-klik bendera United Kingdom di pojok kanan atas.

başvuru
Setelah meng-klik “Student Sign-In“,
nm
Klik Register jika kalian belum pernah membuat akun ini sebelumnya. And what you’ll see is..
dJika kalian tidak bisa melihat dengan jelas tulisan-tulisan pada gambar diatas, disana ada Name, Middle Name, Surname, Gender, Nationality/Citizenship, Email, Password, dan Verification Code. Semua kolom wajib diisi kecuali bagian Middle Name. Jika nama kalian hanya memiliki satu kata, misal: Hartina (that’s my high school friend’s name anyway), kalian harus mengisi kolom Surname masih dengan nama kalian (Hartina Hartina) atau tulis nama ayah kalian (Hartina Imran).

Banyak sekali yang menanyakan soal permasalahan kepenulisan Name dan Surname ini. Tahun 2014, aku diberitahu untuk menulis ke-tiga kolom nama. Karena namaku hanya dua kata (Asma Hanifah), aku juga bingung bagaimana mengisi kolom surname dan seorang guru bilang, isi saja dengan nama ayah, dan namaku disini sekarang adalah Asma Hanifah Ahmad.

Nama di ijazah SMA kamu kan Asma Hanifah, apa ngga akan jadi masalah?
Pasti, kemungkinan akan terjadi masalah karena perbedaan nama ini pasti ada. Tapi untungnya, sampai sekarang, tidak ada masalah yang aku hadapi karena nama belakang. Dan semoga saja tidak sampai kelulusan nanti (Aaaamiiiin..)

Well, I talked much about name. So, let’s continue.
Untuk email, kamu boleh menggunakan email apa saja (Yahoo, Rocketmail, dsb), tapi dianjurkan untuk menggunakan Gmail dengan alasan yang aku tidak mengerti (sorry for that). Sama seperti dianjurkan untuk menggunakan Google Chrome untuk apply dengan alasan bahwa doi adalah browser terbaik dunia untuk saat ini.

Setelah selesai mengisi form di atas, kalian akan diminta untuk mengaktifkan akun lewat email yang langsung terkirim ke email kalianJadi pastikan kalau email yang kalian gunakan adalah email aktif (masih kalian gunakan atau tidak lupa password-nya)

th

Jadi, namaku disini adalah Alyana Hanifah. Walaupun form yang kalian gunakan adalah form Bahasa Inggris, email yang terkirim akan berbahasa Turki seperti di atas. Disana tertulis ucapan terima kasih karena telah memilih Türkiye Bursları, disarankan untuk membaca panduan mendaftar (Başvuru Kılavuz, ada di halaman depan website), dan untuk menyelesaikan proses pendaftaran, kalian harus meng-klik tıklayınız (EN: click here).

Selah itu, kalian akan log in ke dalam sistem  dengan email dan password yang tadi kalian tulis. Dan nantinya, akan tampak seperti halaman di bawah:

hdKalian harus mengisi semua yang ada di atas untuk bisa Submit. Tentu saja.

Seringkali terjadi kesulitan ketika mengunggah gambar. Jangan khawatir dan buru-buru, hal itu biasa terjadi karena beasiswa ini ditawarkan ke lebih dari 100 negara. Jadi ada ribuan orang yang mendaftar dan karena itu sistem kadang bermasalah. Tapi apapun itu, kalian jangan menyerah. Kalian bisa melengkapi bagian yang lain dan melanjutkannya lagi nanti.

Saatnya FAQ..
Sebagai penerima beasiswa YTB, secara tidak langsung kami adalah duta merka untuk menjawab banyak sekali pertanyaan teknis dan non-teknis mengenai beasiswa ini. Dan di antaranya adalah sebagai berikut. Semoga bisa menjawab pertanyaan kalian juga, ya

  1. Asma dari mana bisa tahu soal beasiswa Turki? Browsing sendiri apa udah punya channel disana apa gimana?
    Aku tahu soal beasiswa ini dari seorang guru yang waktu itu mengumpulkan seluruh siswa kelas 12 dan kemudian memberitahukan soal beasiswa ini (baca: You’ll Find The Way). Channel yang aku punya adalah kakak-kakak senior yang terus membantu menjawab pertanyaan hingga akhirnya kami tiba di Turki dan masih terus membantu hingga sekarang.
  2. Kamu pilih jurusan apa disana? Dan kenapa milih jurusan itu?
    Alhamdulillah aku disini kuliah S1 jurusan Jurnalistik di Istanbul University. Kuliahnya full Turkish. Susah? I’d frankly say YES. Tapi disitulah letak berjuangnya. Kalau banyak baca, menulis, banyak praktek bahasa, dan bertanya, semakin lama akan semakin baik.
    Kenapa Jurnalistik? Karena waktu itu aku sudah memilih Islamic Theology karena aku sekolah di pesantren waktu itu. Tapi entah apa masalahnya waktu itu tidak bisa submit dan Abi yang memang dari awal tidak setuju aku memilih Islamic Theoloy dengan alasan “Udah ke Turki, sekalian aja yang sosial..” akhirnya menyarankan Journalism dan voila.
  3. Ada tes apa aja?
    Untuk beasiswa ini kamu hanya harus mengisi form pendaftaran yang di dalamnya kalian mengunggah transkip nilai, sertifikat prestasi akademik, menulis esai, dan sebagainya. Kurang lebih satu bulan kemudian, kamu akan mendapat email pemberitahuan apakah berkas kamu diterima atau tidak. Jika diterima, akan langsung mendapat undangan wawancara di Kedubes Turki di Jakarta. Setelah itu barulah keputusan akhir apakah kamu diterima atau tidak.
  4. Apa aja yang ditanya pas wawancara?
    Biasanya akan ada tiga orang interviewer. Mereka akan bertanya soal diri kita, hobi, minat dan sebagainya. Lalu alasan memilih Turki, apakah apply ke tempat lain selain ke Turki, rencana kedepannya, dan lain-lain yang semuanya tidak jauh berbeda dengan esai yang ada di application.
  5. Apa harus pinter bahasa Inggris?
    Menurutku, untuk esai soal gramatikal bukanlah hal utama yang mereka lihat. Intinya adalah mereka bisa langsung memahami apa yang kamu maksud dari esai kamu. Dan untuk wawancara juga begitu, persoalan gramatikal bukanlah yang utama. Yang terpenting adalah kalian mengerti apa yang mereka tanyakan, mampu menjawab dengan baik, dan mereka pun bisa puas dengan jawaban itu.
  6. Essay yang harus ditulis soal apa aja?
    Biasanya, pertanyannya menyangkut hal-hal berikut:
    – Kenapa kamu memilih untuk melanjutkan studi di Turki?
    – Alasan kamu memilih jurusan, apa hal penting dari jurusan itu dan hubungannya dengan sekolah atau pekerjaan kamu sekarang. Dan apa kontribusimu disana nanti.
    – Rencanamu setelah lulus
  7. Wajib punya TOEFL ya?
    Untuk hasil TOEFL dan sejenis, itu adalah optional. Boleh dilampirkan, boleh juga tidak. Tapi jika jurusan yang kalian ingin jurusan yang berbahasa Inggris, lebih baik dilampirkan.
  8. Untuk rata-rata nilai minimal berapa ya?
    70% dari 100 untuk rata-rata semester dan transkip keseluruhan. Dan 90% untuk jurusan kedokteran dan sejenis.
  9. Apa aja yang ditanggung beasiswa?
    Sudah aku tulis di postingan sebelumnya (Mari Bersiap)
  10. Apa ada jurusan keagamaan? Pakai bahasa apa?
    Ada. Islamic Theology atau Ilahiyyat. Di Turki belum ada penujurusan yang lebih spesifik untuk Tafsir Qur’an, Hadits dan sebagainya. Jurusan ini yang terbaik ada di Marmara University. Bahasa yang digunakan ada bahasa Turki, bahasa Inggris dan bahasa Arab, tergantung mata kuliahnya.
  11. Aku baru UN bulan April, sedangkan di application diminta ijazah. Itu gimana?
    Bisa menggunakan certificate of student status yaitu yang menerangkan bahwa kamu akan lulus pada bulan tersebut di tahun 2016. Ditanda tangani oleh kepala sekolah dan dibubuhi cap sekolah.
  12. Gimana cara bikin Cerficate of Student Status?
    We all know about this almost-knows-about-everything Uncle, right?. Yep! Uncle Google!
  13. Apakah transkip nilai dan ijazah harus diterjemah oleh penerjemah tersumpah?
    Ketika mendaftar, tidak perlu diterjemah oleh penerjemah tersumpah. Kalau sekolah tidak memfasilitasi untuk membuat trankip bahasa Inggris, kamu cukup membuat sendiri dan minta disahkan kepada sekolah. (baca: Mari Bersiap)
    Barulah ketika nanti mengurus visa, kamu perlu berkas yang diterjemahkan oleh sworn translator.
  14. Tips memilih jurusan dong
    Jangan memilih jurusan berdasarkan peluang yang ada. Beberapa pernah ada yang bertanya “jurusan apa yang paling mudah untuk diterima”. Jujur saja aku tidak menyukai pertanyaan sejenis itu. Seolah ingin kuliah dengan jurusan apapun, asalkan itu di Turki (what?). Lebih baik pilih jurusan yang sesuai dengan minat dan kemampuan.
    Ada yang bilang bahwa lebih mudah untuk diterima di universitas di kota-kota kecil seperti Sakarya, Kocaeli, Yalova, dsb. Tapi kamu akan memilih 12 pilihan. Pilih saja beberapa di kota besar. Kemungkinannya tetap 50:50.
  15. Apa bisa banting setir pas milih jurusan? Misalnya dari IPA ke keagamaan
    Selalu ada kemungkinan untuk itu. Misalnya, aku sekolah di pesantren. Tapi ketika disini, aku diterima di jurusan sosial. Atau ada lagi temanku yang belajar di jurusan IPA ketika SMA dan menerima jurusan Political Sciences disini. Padahal dia hanya memilih satu pilihan untuk itu dan 11 lainnya adalah jurusan teknik.
    Yang diperlukan adalah kamu meyakinkan mereka bahwa kamu pantas dan cocok dengan jurusan itu.
  16. Berapa uang yang diperlukan untuk berangkat ketika sudah diterima nanti?
    Waktu itu aku cuma membawa sekitar 3-4 juta rupiah. Cukup untuk satu bulan pertama ketika beasiswa memang belum diberikan. Keperluan awal yang penting adalah membeli nomor telepon, registrasi handphone, beli istanbulkart atau sejenis (kartu untuk hampir seluruh transportasi umum di Istanbul), mengurus ressident permit.
    İnşaallah aku akan menulis soal apa saja yang harus dipersiapkan ketika akan berangkat (terutama ke Istanbul).
  17. Apa monthly allowance yang dikasih cukup?
    Cukup. Walaupun misalnya biaya hidup di kota besar seperti Istanbul mahal, masih ada sisa untuk ditabung. Apalagi kalau kamu bukan shopaholic atau bookworm yang maunya beli dan beli lagi. Untuk kebutuhan standar tiap bulan adalah uang transport, makan siang, dan pulsa.

Baiklah, mungkin cuma ini yang bisa aku tulis. Ada banyak sekali blog senior yang menjelaskan dengan detail soal beasiswa ini. Yang diperlukan adalah keaktifan kita untuk MEMBACA sebelum BERTANYA. Jangan menjadi orang yang berpola pikir “kenapa membaca kalau bisa bertanya langsung?”. Jadilah pejuang beasiswa yang mandiri!

Kalau ada pertanyaan lain yang tidak ada jawabannya di atas atau di blog/website lain, just simply write it on the comment below 🙂

Thank you.
Teşekkürler.

Posted in Beasiswa, KolomComments (164)

Video: Bagaimana Cara Mendaftar Beasiswa Turki YTB (English)

Hai, kawan-kawan pencari beasiswa! Assalamu’alaikum wr wb.

Sebentar lagi beasiswa YTB 2016 akan dibuka! Desas-desusnya akan diumumkan akhir bulan Februari ini, sekitar tanggal 26. Namun, berhubung hanya desas-desus, bisa jadi tidak valid 🙂 Tapi tidak ada salahnya untuk menyiapkan segala dokumen yang dibutuhkan, bukan? Nah, untuk itu, di sini kami post panduan mendaftar beasiswa YTB yang telah dibuat oleh seseorang bernama Ahmed M. Dirrie. Berikut video yang dimaksud:

Jika ada yang ingin ditanyakan, terkait beasiswa YTB, silakan telusuri di web ini dulu ya. Dibaca dahulu semuanya karena hampir semua pertanyaan sudah kami jawab dalam FAQ maupun reply comment. So, intinya jangan malas untuk membaca 🙂 Semoga bermanfaat!

Posted in BeasiswaComments (0)

Kemudahan Aplikasi Beasiswa Pemerintah Turki (YTB)

Pemerintah Turki terus meningkatkan peluang beasiswa bagi mahasiswa asing yang ingin belajar di Turki. Peningkatan ini nampak dari semakin meningkatnya jumlah penerima beasiswa dari tahun ke tahun, makin banyaknya jurusan dan kampus yang dibuka, dan makin besarnya fasilitas yang diterima. Proses penerimaan beasiswa juga semakin baik. Meski demikian, pemerintah Turki tidak mempersulit proses aplikasi beasiswa dengan segala macam persyaratan. Bisa dibilang cukup memudahkan bagi calon penerima beasiswa.

Apa saja kemudahan dari beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah Turki? Berikut kami coba list kemudahan-kemudahan yang bisa didapatkan.

  1. Tidak ada biaya pendaftaran.
  2. Proses aplikasi yang mudah hanya melalui internet. Semua secara online.
  3. Tidak butuh test, hanya upload dokumen.
  4. Alur proses yang mudah: upload dokumen – interview – pengumuman.
  5. TOEFL/IELTS tidak menjadi syarat mutlak (hanya beberapa kampus yang membutuhkan).
  6. Hasil test GRE, GMAT, dsb juga tidak jadi syarat mutlak (hanya beberapa kampus yang membutuhkan).
  7. Dokumen yang dibutuhkan tidak sulit, yang penting lengkap sesuai yang diminta.
  8. Pengurusan visa cukup cepat, dibantu oleh kedutaan.
  9. Bisa menggunakan SKL (Surat Keterangan Lulus) bagi yang belum memiliki ijasah.
  10. Semua informasi dikabari langsung menggunakan e-mail.

Ini berdasarkan pengalaman kami. Sebaiknya dilengkapi semua dokumen dan diisi dengan baik. Yang pintar atau lengkap belum tentu lolos, yang menarik dalam letter of intent bisa jadi lolos. Yang dokumen seadanya bahkan bisa jadi lolos. Mungkin ada pertimbangan lain dari panitia mengenai bagaimana bisa lolos dari beasiswa ini, seperti asal daerah, asal kampus, prestasi akademik, pengalaman luar negeri, dsb. Selamat mencoba!

Posted in BeasiswaComments (16)

Update 2018: Yang Sering Ditanyakan Terkait Beasiswa Pemerintah Turki (YTB)

UPDATE (15 Januari 2018)

Karena banyaknya pertanyaan yang mencapai ribuan dan kebanyakan berbeda, kami tidak sempat untuk memindahkan ke dalam artikel ini. Jadi, bagi yang ingin bertanya silakan baca dahulu semua dari atas sampai bawah seluruh pertanyaan yang masuk agar tidak terjadi pengulangan. Mohon dibaca dulu yaa, mimin lelah dengan pertanyaan yang sama.. :p

Jika tidak ada di daftar pertanyaan dan jawaban, coba baca dulu di dalam kolom KOMENTAR. Scroll ke bawah ya.


Seringkali pertanyaan mengenai beasiswa pemerintah Turki (YTB) selalu berulang. Di sini, kami berikan list pertanyaan yang sering ditanyakan terkait beasiswa YTB. Dibaca dulu semua sebelum bertanya. Jika pertanyaan tidak ada dalam list, silakan untuk bertanya di kolom komentar di bawah. Budayakan membaca. Jangan lupa tinggalkan komentar, saran, dan kritik. Salam sukses! 🙂

  1. Apa itu beasiswa pemerintah Turki atau YTB?
    Beasiswa pemerintah Turki atau YTB (Yurtdışı Türkler ve Akraba Topluluklar Başkanlığı) adalah beasiswa yang dibiayai oleh pemerintah Turki untuk pelajar asing yang berasal dari luar wilayah Turki dan bukan berkewarganegaraan Turki.
  2. Bagaimana cara mendaftar beasiswa YTB?
    Mudah. Hanya melalui www.turkiyeburslari.org atau www.trscholarships.org dengan cara online. Pastikan semua dokumen sudah dalam bentuk digital dengan resolusi bagus. CATATAN: Beasiswa YTB hanya menggunakan website tersebut dan seluruh proses ONLINE! Tidak ada pihak ketiga apalagi meminta bayaran. TIDAK ADA YA!
  3. Di mana bisa dibaca detail informasi beasiswa pemerintah Turki?
    Untuk PERSYARATAN silakan buka link berikut. Di situ berbahasa English dan dijelaskan semuanya dengan detail tentang program yang ada, syarat, dokumen yang dibutuhkan, penilaian dan seleksi, serta tentang kampus. Persyaratan terbaru (bisa jadi ada perubahan dari tahun sebelumnya, silakan menuju laman terbaru dari web YTB).
  4. Kapan beasiswa YTB dibuka?
    Biasanya pendaftaran beasiswa YTB mulai dibuka antara bulan Februari-Maret. Untuk program sarjana dan pascasarjana memiliki waktu yang berbeda. Sebagai informasi, beasiswa ini dibuka setiap tahun. UPDATE: saat ini YTB membagi menjadi 3 gelombang berdasarkan negara. Dan Indonesia berada di gelombang ke-2 dan ke-3. Update mengenai ini bisa dicek di: Klik.
  5. Bagaimana kualitas universitas yang ada di Turki?
    Kualitas kampus di Turki relatif baik dan berkelas internasional. Banyak kampus di Turki yang sudah masuk ke dalam program internasional seperti Erasmus. Untuk lebih jelas silakan melihat web peringkat kampus dunia seperti Times Higher Education atau Webometrics.
  6. Jurusannya ada apa saja?
    Hampir semua jurusan yang diminati ada. Silakan cek di sini.
  7. Di Turki, jurusan/program unggulan apa saja?
    Pertanyaan sulit, karena nanti kalau dijawab program tertentu, program lainnya merasa terkucilkan 🙂 Yang jelas semua program yang ditawarkan memiliki kelebihan masing-masing. Pilihlah sesuai passion. Bocoran sedikit: jika merasa tidak terlalu oustanding dalam akademis atau pengalaman akademis/kerja, lebih baik pilih yang biasa saja atau sedikit peminatnya. Untuk melihat ada kampus apa saja, coba browsing ke sini. Nah, lebih baik juga pilih kota yang tidak besar seperti Istanbul atau Ankara karena konsentrasi kampus ada di kedua kota tersebut.
  8. Apakah harus sesuai antara pendidikan sebelumnya dengan pilihan jurusan yang akan diambil?
    Tidak harus. Tapi kami menyarankan agar sesuai (linier), karena berdasarkan pengalaman, ini juga menjadi pertimbangan panitia seleksi. Memilih lain jurusan bisa saja asal punya argumen yang kuat kenapa hendak mengambil jurusan tersebut.
  9. Apa saja yang didapat dari beasiswa pemerintah Turki (YTB)?
    Banyak dan cukup lengkap, yaitu: tiket pesawat PP di awal dan akhir studi, biaya pendidikan, asrama, asuransi kesehatan, kursus bahasa Turki (Tömer) selama 9 bulan, uang saku (untuk buku, transport, dsb). Besaran uang saku perbulan untuk tahun 2015 untuk S1 600 TL, S2 900 TL, S3 1200 TL. Beasiswa ini setiap tahun bertambah sekitar 50-100 TL. (TL = Türkiye Lirası)
  10. Apakah ada tes untuk beasiswa YTB?
    Tidak ada. Proses aplikasi beasiswa YTB menggunakan mekanisme yang relatif lebih mudah, yaitu lengkapi dokumen (sesuai dengan syarat yang diminta), interview (jika dokumen lengkap sesuai syarat dan dipanggil oleh panitia), pengumuman (lolos atau tidak biasanya akan dikirimi e-mail pemberitahuan).
  11. Di mana bisa didapatkan contoh formulir isian beasiswa pemerintah Turki?
    Silakan untuk mendownload di sini (PDF). Ini contoh formulir beasiswa tahun 2014. Berdasarkan pengalaman, formulir tahun 2013 dan 2014 tidak jauh berbeda. Kemungkinan untuk tahun 2015 juga identik. Pelajari apa saja yang diminta di dalam formulir dan perhatikan syarat % dari minimal dokumen yang dibutuhkan.
  12. Berapa banyak kuota untuk masing-masing jenjang S1, S2, S3?
    Kuota pasti kami tidak punya datanya. Yang jelas komposisinya S1 > S2 > S3. Untuk tahun 2014 ada sekitar 50 orang lebih yang diterima dari Indonesia, di mana 60% adalah S1, 35% adalah S2, 5% adalah S3. Tahun ini kuota penerima beasiswa seluruh dunia ditambah menjadi 5000 pelajar.
  13. Apakah ada beasiswa untuk D3?
    Untuk saat ini, sesuai dengan yang diumumkan oleh panitia, beasiswa YTB hanya mengcover untuk program S1, S2, S3 juga summer course dan research saja.
  14. Bahasa pengantar di perkuliahan bahasa apa?
    Umumnya, bahasa pengantar perkuliahan adalah bahasa Turki. Sebab itu nanti selama satu tahun pertama penerima beasiswa akan belajar bahasa Turki (Tömer) sampai level C1. Namun, ada juga beberapa jurusan yang bahasa pengantarnya bahasa Inggris. Ini tergantung dari jurusan dari kampus masing-masing dan calon penerima beasiswa harus memiliki nilai yang tinggi dalam keahlian bahasa asing.
  15. Jika sudah menikah (berkeluarga), apakah masih bisa ikut beasiswa ini?
    Masih.
  16. Kalau mahasiswanya sudah berkeluarga bagaimana?
    Alhamdulillah kalau sudah berkeluarga. Sayangnya, beasiswa YTB tidak menanggung biaya keluarga (anak, istri, ibu, bapak, kakek, cucu, dsb). Beasiswa hanya diberikan untuk pelajar bersangkutan.
  17. Saya berencana lanjut S2, sekarang masih ada 1 semester lagi, mungkin tidak untuk ikut beasiswa ini?
    Sabar saja, selesaikan dulu kuliahnya. Insya Allah beasiswa YTB buka setiap tahun. Dipersiapkan saja semua dokumen yang dibutuhkan untuk periode berikutnya.
  18. Perkiraan lulus akhir tahun ini atau dalam beberapa bulan, apa bisa mendaftar atau harus wisuda dulu?
    Syarat dokumen yang harus disertakan adalah ijasah, jika tidak ada, bisa menggunakan SKL (Surat Keterangan Lulus). Jadi lebih baik sampai dokumen lengkap semua. Jika dalam masa upload dokumen sampai masa interview dipastikan akan lulus, bisa menggunakan surat keterangan pengganti dari jurusan.
  19. Dokumen apa saja yang harus dipersiapkan untuk beasiswa YTB ini?
    Persiapkanlah dokumen yang diminta oleh panitia, tidak perlu memasukkan dokumen yang tidak ada kaitannya dengan aplikasi beasiswa seperti sertifikat tanah, rekening listrik, atau tagihan kartu kredit. FYI, semua dokumen harus discan.
  20. Sertifikat bahasa Inggris (TOEFL/IELTS) dibutuhkan tidak?
    Jika diminta, berarti dibutuhkan. Jika disebutkan “if any”, itu berarti “kalau ada” disertakan, kalau tidak ada berarti tidak masalah. Lebih baik dipersiapkan saja karena itu juga akan menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.
  21. Ada beberapa jurusan yang meminta sertifikat GRE, TOEFL, IELTS, itu bagaimana?
    Memang ada beberapa jurusan yang mensyaratkan dokumen tersebut. Biasanya kampus bagus dan pengantarnya berbahasa Inggris. Jika diminta begitu, maka harus dipenuhi. Saat pengisian formulir aplikasi beasiswa, sertifikat tersebut tidak terlalu dibutuhkan. Tetapi saat interview harus ada karena sebagai pertimbangan panitia seleksi. Artinya, masih ada waktu selama 1 bulan untuk melengkapi sertifikat. Jika tidak ada hingga waktu interview berlangsung, panitia tidak akan menempatkan penerima beasiswa di kampus tersebut (ditempatkan di kampus lain).
  22. Maksimal usia pendaftar beasiswa berapa?
    Usia maksimal untuk pendaftar S1 adalah 21 tahun, pendaftar S2 adalah 30 tahun, pendaftar S3 adalah 35 tahun, dan untuk program riset 45 tahun.
  23. Apakah beasiswa pemerintah Turki membutuhkan LOA (Letter of Acceptance)?
    Tidak butuh. Selama ini, beasiswa pemerintah Turki tidak membutuhkan LOA. Namun, dalam formulir aplikasi ada isian akademisi yang kita ketahui pakar dalam bidang yang akan kita diambil. Kita diminta untuk mengisi keterangan singkat mengenai pakar tersebut. Tinggal browsing saja di internet.
  24. Berarti tidak harus diterima di kampus dulu sebelum apply beasiswa?
    YA. Tidak harus. Tinggal lengkapi dokumen yang diminta, panitia akan menyeleksi dokumen lalu interview. Jika lolos mereka akan menempatkan penerima beasiswa di kampus yang ada di pilihannya.
  25. Bagaimana peluang agar diterima beasiswa YTB?
    Proses seleksi beasiswa YTB berdasarkan kriteria akademik dan kesesuaian dengan bidang studi yang hendak diambil. Berdasarkan pengalaman kami, yang dilihat adalah latar belakang akademis, rencana studi, dan kontribusi nanti setelah selesai kuliah. Ketiganya harus linier berhubungan.
  26. Apakah PNS bisa ikut beasiswa ini?
    Di dalam persyaratan yang diminta, tidak disebutkan perihal mengenai syarat pekerjaan. Beberapa orang yang belajar di Turki juga berstatus PNS.
  27. Interview nanti dalam bahasa Inggris atau Indonesia?
    Untuk interview secara umum menggunakan bahasa Inggris, tidak menggunakan bahasa Indonesia, karena yang interview adalah panitia pusat yang datang langsung dari Turki. Jika bisa bahasa Turki itu sangat menambah nilai dan sangat direkomendasikan.
  28. Nanti pasca kuliah, apakah akan terikat dengan instansi tertentu?
    Tidak. Pemerintah Turki memberikan beasiswa secara gratis dan tidak terikat.
  29. Sudah pernah apply tahun sebelumnya, tapi gagal. Bagaimana strategi jitu untuk lolos paling tidak sampai interview?
    Pertanyaan yang bagus. Kami juga pernah gagal. Berdasarkan pengalaman, setidaknya ada beberapa sebab kenapa gagal. Pertama, dokumen tidak lengkap atau tidak sesuai. Ini tidak perlu ditanyakan lagi. Kedua, menurut panitia seleksi tidak memenuhi syarat penilaian, terutama akademis. Bisa jadi karena kurangnya nilai IPK, prestasi akademik, pengalaman kerja, aktivitas organisasi, dsb. Ketiga, letter of intent tidak memuaskan. Strateginya: lengkapi dokumen sesuai yang diminta, isi semua isian yang ada dalam formulir, upload semua prestasi dan pengalaman seperti sertifikat ini dan itu, rencanakan dengan baik letter of intent. Pelajari bagaimana mengisi letter of intent dari berbagai web yang membagi pengalamannya.
  30. Surat rekomendasi sebaiknya berapa dan dari siapa saja? Selain dari dosen/dekan/rektor, apa boleh juga dari pejabat daerah?
    Sebaiknya sesuai dengan yang diminta (2 buah) dan dari mereka yang paham kemampuan kita seperti dosen pembimbing atau kepala jurusan. Yang paling berpeluang berasal dari profesor. Jika sudah bekerja, bisa dari atasan langsung dengan jabatan yang baik. Dari pejabat daerah sepertinya boleh. Tapi lebih baik dari unsur akademis.
  31. Di letter of intent diminta untuk menulis alasan memilih jurusan. Kalau saya memilih lebih dari satu jurusan, bagaimana saya menulis letter of intent-nya?
    Memang memungkinkan untuk memilih jurusan yang berbeda dalam satu program. Tapi justru di sini perlunya konsistensi kita dalam melanjutkan pendidikan. Lebih baik pilih satu jurusan yang diinginkan atau pilih jurusan yang saling berhubungan. Kita akan dinilai dari konsistensi dalam letter of intent (Loİ), sebab tidak mungkin dalam satu Loİ ada beberapa pilihan. Maksimum LOI per pertanyaan 1000 huruf.
  32. Sertifikat yang dilampirkan maksimal berapa tahun ke belakang? 
    2 tahun ke belakang. Tapi berdasarkan pengalaman penulis, lebih juga tidak mengapa 🙂
  33. Apakah sertifikat harus diterjemahkan ke dalam bahasa Turki? 
    Ada beberapa dokumen yang harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, bukan Turki, seperti semua ijasah (S1 dan S2), transkrip nilai, dan surat keterangan sehat. Sertifikat tidak perlu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, hanya cukup melampirkan dalam dokumen. PERHATIAN: penerjemahan harus menggunakan penerjemah tersumpah.
  34. Untuk pilihan jurusan atau kampus, bisa pilih sendiri atau dipilihkan? 
    Beasiswa ini memberikan kesempatan kepada calon penerima beasiswa untuk memilih maksimum 12 pilihan, dengan minimum 3 pilihan untuk S2 dan S3, serta minimum 6 pilihan untuk S3.
  35. Bagaimana cara mengetahui persyaratan masing-masing kampus? Atau adakah list kampus yang tidak mensyaratkan TOEFL? 
    Kami tidak punya. Lihat langsung di web masing-masing kampus atau lihat di list pilihan pada saat pengisian formulir. Biasanya pada saat mengisi, kita bisa lihat persyaratan umum seperti GRE, TOEFL, IELTS, minimum IPK, latar pendidikan sebelumnya, dsb.
  36. Saya mau apply beasiswa undergraduate, tapi saya berasal dari SMK, bisa tidak? 
    Bisa. Yang penting nilainya memuaskan mampu bekompetisi.
  37. Apakah ada syarat proposal riset?
    Tidak ada syarat proposal riset. Tapi nanti cukup dituliskan singkat, padat, dan jelas pada kolom isian letter of intent.
  38. Apakah butuh essay untuk ikutan beasiswa ini? 
    Tidak butuh essay. Tidak ada syarat apapun selain dari syarat yang diminta.
  39. Selama belajar bahasa Turki, apakah beasiswa sudah diterima?
    Ya, beasiswa sudah diterima (biasanya) sebulan setelah kedatangan untuk belajar bahasa Turki. Jadi selama satu 1 bulan pertama biaya kita tanggung sendiri.
  40. Apakah Turki kondusif untuk dijadikan tempat belajar? 
    Alhamdulillah, Turki sangat kondusif untuk dijadikan tempat belajar. Negeri dengan beribu tempat bersejarah, ribuan masjid, dan 4 musim ini sangat membuka diri bagi pelajar asing, khususnya dari negeri muslim asia dan afrika.
  41. Jika tidak bisa bahasa Turki, apakah harus bisa bahasa Inggris?
    Dari sekian banyak penerima beasiswa YTB, ada sebagiannya yang sama sekali tidak bisa bahasa Inggris. Mereka berasal dari negara-negara arab dan afrika. Jadi, sebenarnya bisa saja tidak bisa bahasa Inggris. Tapi, masalahnya dalam interview nanti menggunakan bahasa Inggris. Jika bisa bahasa Turki itu jauh lebih baik. Dengar-dengar bisa juga menggunakan bahasa Arab dan Perancis. Tapi ini harus dipastikan lebih lanjut.
  42. Mengenai alur proses aplikasinya seperti apa? Keberangkatan jika diterima? 
    Keterangan jadwal bisa dicek di sini. Tapi akan lebih jelas nanti setelah dirilis oleh media ofisial YTB.
  43. Kampus manakah yang lebih berpeluang untuk menerima kita? 
    Sudah ditanya di atas, tapi kami tekankan lagi. Jika tidak yakin dengan kemampuan untuk bersaing dengan calon penerima beasiswa lain, kami menyarankan strategi memilih kampus yang jarang diminati pada umumnya. Bukan karena tidak bagus, tapi biasanya karena jauh dari pusat kota. Pusat-pusat kota itu seperti Istanbul, Ankara, dan Izmir biasanya dipilih banyak mahasiswa. Carilah kampus yang berada selain dari ketiga kota tersebut.
  44. Saya berencana mengambil jurusan A, tapi masih bingung mencari kampus yang tepat. Di mana saya bisa mencari informasi mengenai hal itu? 
    Saran dari kami strateginya seperti ini: tentukan jurusan yang diinginkan, browsing di internet mengenai jurusan tersebut di kampus Turki, masuki web kampus tersebut, jika tidak berbahasa Eng, gunakan google translate. Ini cara termudah. Tentu butuh usaha yang maksimal.
  45. Saya sudah berijasah S2, tapi tertarik untuk mengulang S2 di Turki. Apakah bisa? 
    Bisa jadi bisa, bisa jadi tidak. Sebab rumor yang beredar panitia beasiswa lebih memilih untuk memberikan kesempatan kepada calon penerima beasiswa lain yang belum S2. Ini rumor umum. Mungkin bisa menggunakan persyaratan S1, tidak menyebut pernah S2. Tapi nanti terkendala umur.
  46. Apakah bisa memilih kampus yang bahasa pengantarnya berbahasa Inggris? 
    Bisa. Tapi dengan persyaratan mengupload dokumen kemampuan bahasa Inggris tersebut dengan standar yang ditetapkan masing-masing kampus, seperti TOEFL atau IELTS.
  47. Apakah pekerjaan ikut mempengaruhi penilaian? 
    Berdasarkan pengalaman, pekerjaan juga ikut mempengaruhi penilaian juri. Sebab ini berkaitan erat dengan kontribusi pasca kuliah nanti.
  48. Jika belum ada ijasah atau transkrip nilai, bagaimana? 
    Ijasah bisa digantikan sementara dengan Surat Keterangan Lulus (SKL) dari sekolah atau kampus. Begitu pula dengan transkrip di mana bisa menggunakan daftar nilai sementara. Tapi pastikan seluruh dokumen sudah bisa didapatkan pada saat interview, karena harus dibawa semua.
  49. Sebenarnya apa saja kemudahan aplikasi beasiswa pemerintah Turki ini? 
    Untuk kemudahan beasiswa YTB, silakan cek di sini.
  50. Mengenai dokumen yang harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris itu bagaimana? 
    Seluruh dokumen utama baiknya sudah diterjemahkan seperti ijasah, transkrip nilai, raport, surat rekomendasi. Sedangkan untuk sertifikat tidak perlu. FYI, seluruh terjemahan harus berasal dari lembaga terkait (penerbit dokumen seperti kampus) atau penerjemah tersumpah.
  51. Bagaimana kalau tidak punya paspor, apakah masih bisa daftar? 
    Baiknya, untuk apply beasiswa manapun, sudah punya paspor sebelumnya. Biasanya akan dijadikan standar dokumen aplikasi semenjak paspor menjadi indentitas pengenal internasional. Untuk beasiswa YTB, tidak harus paspor, bisa juga dengan KTP.
  52. Tentang nama NAME & SURNAME, bisa dijelaskan bagaimana cara mengisinya? 
    Penulisan nama di Indonesia dengan luar negeri memang cukup berbeda. Di Indonesia seluruh nama yang tercatat di akte kelahiran adalah nama kita, meski ada unsur nama keluarga. Tapi ada juga yang tidak menulis nama keluarga. Di luar negeri, nama keluarga itu penting, makanya harus ditulis NAME SURNAME. Jika kamu punya satu nama, Fahmi, misalnya, tulis di NAME: Fahmi SURNAME: Fahmi (Jangan dikosongkan). Jika dua nama, Fahmi Mubarak, misalnya, tulis NAME: Fahmi SURNAME: Mubarak. Meski Mubarak itu bukan nama keluarga, tapi tulis saja begitu biar mudah. Perlu diingat, penulisan ini harus konsisten. Ketika ditanya nama keluarga, jawab saja SURNAME itu. Jika tiga nama, gunakan nama akhir sebagai SURNAME. Tiga suku kata nama biasanya yang relatif aman. Ingat sekali lagi, konsistensi penulisan itu penting.
  53. Di Turki adakah program student exchange
    Ada. Kalau dengan Indonesia, sepanjang pengetahuan kami, baru UGM saja. Kalau untuk Erasmus sendiri banyak mahasiswa Indonesia yang mengikuti program ini untuk belajar di kampus-kampus Eropa melalui Turki.
  54. Terkait dengan uang saku beasiswa, apakah mencukupi untuk hidup di Turki?
    Pemerintah Turki sudah pasti mempertimbangkan biaya segala macamnya sebelum mereka memberikan beasiswa kepada warga negara lain. Rasanya tidak mungkin membiarkan pelajar negara lain mengalami kesulitan keuangan untuk hidup di Turki. Sejauh ini, besaran uang saku yang diberikan sangat mencukupi untuk kebutuhan hidup standar sehari-hari. Sebab, biaya makan, asrama, buku, transport, asuransi, semua sudah ditanggung pemerintah. Jadi uang saku itu benar-benar uang tambahan dan bisa untuk nabung. *untuk beberapa kota di Turki bisa jadi menerapkan kebijakan yang berbeda*
  55. Apakah pendaftaran beasiswa YTB harus bayar? Atau bisa melalui agen beasiswa? 
    Beasiswa YTB tidak bayar alias gratis. Semuanya dilakukan melalui online, tidak ada jalur lain selain ini. YTB tidak bertanggung jawab jika menggunakan jalur selain ini.
  56. Apakah wanita hamil bisa mengikuti beasiswa ini?
    Selama tidak ada larangan, tentu saja bisa.
  57. Jika saya diterima beasiswa YTB, lalu ada suatu hal yang menyebabkan saya harus menunda, apakah bisa?
    Sepanjang pengetahuan kami, YTB tidak memberikan toleransi untuk penundaan keberangkatan. Tidak bisa diundur tahun depan. Diundur beberapa hari atau minggu itu bisa. Tapi jika tahun depan, itu tidak bisa.
  58. Jika nanti diterima beasiswa, apakah mungkin beasiswa akan dicabut karena suatu hal?
    Tentu saja saja mungkin. Jika nilai kita tidak perform atau sesuai dengan syarat minimal yang ditetapkan YTB, maka perlahan beasiswa kita akan berkurang sampai pada pencabutan beasiswa. Meski kita tidak dapat beasiswa dari YTB, kita masih bisa membiayai diri sendiri. Peraturan ini berlaku semenjak pertama kali beasiswa dimulai, yaitu saat belajar bahasa Turki. Jika tidak mematuhi syarat minimal absen, akan berkurang beasiswanya.
  59. Apakah bisa menggunakan ijasah D3 untuk lanjut studi S1 di Turki?
    Informasi yang kami dapat, tidak bisa menggunakan ijasah D3 saja untuk mendaftar di beasiswa YTB. Tetap harus menggunakan dokumen SMA. Akan tetapi, dokumen D3-nya bisa dilampirkan saat pendaftaran sebagai bukti sudah pernah studi D3. Ada juga yang menyatakan beberapa kampus menerima konversi nilai D3 setelah diterima S1-nya.
  60. Untuk nilai SMA, nilai manakah yang dipakai? Apakah nilai ijasah? Nilai UN? Atau nilai ujian sekolah? NEW
    Untuk nilai standar pendidikan di Indonesia, sebenarnya tidak ada syarat khusus dari YTB pakai nilai yang mana. Tapi yang paling sesuai dan banyak digunakan adalah NILAI IJASAH yaitu nilai total dari seluruh ujian yanhg telah diikuti.
  61. Bisa minta nomor admin untuk komunikasi? NEW
    Duh, sayangnya tidak bisa karena semua sudah dijawab di sini. Paling jika kamu bisa kirim ke email saja. Tapi itu juga jawabnya lama. Haha. Kirim email ke: [email protected]
  62. Apakah selain kampus negeri, juga ada mahasiswa YTB di kampus swasta seperti Koç University atau Bilkent University? NEW
    ADA. YTB juga bekerja sama dengan beberapa kampus swasta sesuai dengan list di sini: klik. Sama seperti YTB juga tidak bekerja sama dengan seluruh kampus negeri. Karena ini tergantung dari kerja sama kampus tersebut dengan YTB. Untuk melihat daftar kampus negeri dan swasta mana saja yang bekerja sama dengan YTB, silakan klik link tersebut ya!
  63. Duh, bingung nih di bagian educational information; ada istilah grade, grade type dan grade decimal. Itu maksudnya apa ya? NEW
    Grade itu adalah rentang nilai dari transkrip yang dikeluarkan oleh kampus sesuai dengan kebijakan masing-masing negara. Misalnya rentang maksimum 4, 10, atau 100. Kalau kampus Indonesia biasanya 4. Jadi pakai grade 4. Ini disebut GRADE TYPE. Nah, grade kamu berapa? Misal, 3.50. Itu yang disebut GRADE. Grade decimal itu ya koma setelah 3 itu, misalnya 3.51.
  64. Sertifikat apa saja yang bisa dilampirkan? Lalu berapa banyak? NEW
    Sertifikat lebih baik yang berupa prestasi akademis atau prestasi soft skill atau aktivitas sosial. Misalnya prestasi menang lomba ini itu, prestasi menjadi pengisi acara atau mengikuti acara tertentu. Yang lebih bagus lagi jika aktivitas sosial akan menjadi nilai lebih–berdasarkan pengalaman admin.
  65. Apakah untuk pedaftarannbeasiswa YTB ini membutuhkan biaya? NEW
    TIDAK. Untuk daftar beasiswa YTB sampai interview sama sekali TIDAK BUTUH BIAYA. Baru akan mulai mengeluarkan uang ketika sudah pengumuman diterima dan mulai memproses ke level berikutnya untuk: visa student 365 hari dan legalisasi dokumen di kedutaan Turki Jakarta. Ini yang terkait langsung dengan pemerintah Turki. Sedangkan biaya lain juga mungkin keluar untuk: terjemah dokumen dari Indonesia ke Inggris di penerjemah tersumpah, biaya medical check up atau surat keterangan sehat dari dokter berbahasa Inggris, atau biaya-biaya lain yang keluar karena kebutuhan pribadi.

UPDATE: 15 Januari 2018

PERHATIAN: Yang ditulis dalam web ini adalah berdasarkan informasi dan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Tidak bisa dijadikan patokan 100% mengenai persyaratan atau dokumen yang dibutuhkan. Oleh sebab itu, kami menyarankan agar terus memantau media ofisial dari panitia YTB. Semoga sukses!

Artikel dalam web ini adalah asli dan tidak copy-paste dari artikel manapun. Jika ada web yang ingin mengutip, harap sertakan sumber dari web ini. Dilarang keras mengopi tanpa izin.

Posted in BeasiswaComments (1,148)